Media Kampung – Penampilan Cristiano Ronaldo bersama Timnas Portugal dalam laga perdana Grup K Piala Dunia 2026 melawan RD Kongo menuai sorotan tajam. Bermain penuh selama 90 menit, Ronaldo gagal mencatatkan tembakan tepat sasaran. Statistik jeblok Cristiano Ronaldo vs RD Kongo ini menjadi pembicaraan hangat di kalangan penggemar dan analis sepak bola.

Catatan Minor CR7

Dalam pertandingan yang berakhir imbang 1-1 di Houston Stadium, Kamis (18/6/2026), Ronaldo hanya melepaskan tiga tembakan, namun tidak satupun mengarah ke gawang. Data dari Squawka menunjukkan bahwa kapten Portugal itu melakukan 25 sentuhan, 19 umpan sukses dari 21 percobaan, dan hanya 5 sentuhan di kotak penalti lawan. Salah satu momen krusial adalah ketika Ronaldo menyambar umpan dari sisi kanan yang sebenarnya lebih ideal jika diselesaikan oleh Bruno Fernandes.

Rekor Buruk Berkelanjutan

Kegagalan ini memperpanjang catatan buruk Ronaldo di turnamen internasional. Ia kini tidak mencetak gol dalam 10 pertandingan beruntun di level turnamen besar—rekor terburuk selama kariernya. Meski demikian, Ronaldo tetap optimis. Dalam pernyataannya yang dikutip Fabrizio Romano, ia mengatakan, “Kami tidak melewatkan apa pun hari ini. Inilah sepak bola. Kami bisa menang dan kalah.”

Dampak pada Timnas Portugal

Hasil imbang ini membuat Portugal hanya meraih satu poin di laga perdana. Gol Joao Neves pada awal babak pertama dibalas oleh Yoane Wissa menjelang turun minum. Sorotan tajam diarahkan kepada Ronaldo yang dianggap gagal memberikan dampak positif, sementara pelatih Roberto Martinez mempertahankannya sepanjang laga. Keputusan ini memicu perdebatan mengenai apakah sudah saatnya Ronaldo dicadangkan di turnamen besar.

Statistik jeblok Cristiano Ronaldo vs RD Kongo ini menjadi alarm bagi Portugal untuk memperbaiki performa di laga-laga selanjutnya. Dengan masih banyak pertandingan tersisa di Grup K, kans untuk lolos tetap terbuka, namun Ronaldo harus segera bangkit dari tren negatifnya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.