Media Kampung – Gelandang tim nasional Ghana, Thomas Partey, dipastikan tidak dapat bermain dalam laga pembuka Piala Dunia 2026 melawan Panama di Toronto, Kanada, pada 18 Juni mendatang. Penyebabnya, permohonan visa Partey untuk memasuki Kanada telah ditolak oleh otoritas setempat.

FIFA mengonfirmasi keputusan tersebut dan menegaskan bahwa mereka tidak memiliki kewenangan dalam proses imigrasi negara tuan rumah. Dalam pernyataan resmi, FIFA menjelaskan bahwa Partey tidak akan bisa melakukan perjalanan ke Kanada karena visa yang diajukan ditolak oleh pemerintah Kanada.

Meski demikian, FIFA memastikan bahwa Partey tetap memenuhi syarat untuk tampil dalam dua pertandingan fase grup Ghana lainnya yang akan digelar di Amerika Serikat. Saat ini, pemain berusia 32 tahun itu memperkuat Villarreal di Spanyol setelah meninggalkan Arsenal pada 2025. Ia pertama kali memperkuat Ghana pada 2016.

Di luar masalah visa, Partey juga tengah menghadapi sejumlah tuduhan serius di Inggris. Pada Juli 2025, ia didakwa atas lima tuduhan pemerkosaan dan satu tuduhan pelecehan seksual di London, yang semuanya dibantah. Kemudian pada Februari 2026, dua tuduhan pemerkosaan tambahan juga dilayangkan, dan ia kembali mengaku tidak bersalah.

Penyelidikan terhadap Partey dimulai pada Februari 2022 setelah laporan dugaan pemerkosaan dari tiga perempuan berbeda. Seorang perempuan lain juga melaporkan Partey pada Agustus 2025. Persidangan yang semula dijadwalkan November kini ditunda dan diperkirakan baru dimulai pada 2027. Hingga saat ini, proses hukum masih berlangsung dan Partey tetap membantah seluruh tuduhan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.