Media KampungBorneo FC Samarinda dipastikan menghadapi musim 2026/27 tanpa Fabio Lefundes. Pelatih asal Brasil itu resmi mengakhiri kebersamaannya dengan Pesut Etam setelah hanya satu musim menukangi tim. Meskipun singkat, Lefundes berhasil membawa Borneo FC menjadi penantang serius gelar juara dan finis di posisi kedua BRI Super League 2025/2026 dengan 76 poin dari 34 pertandingan.

Manajemen Borneo FC menjelaskan bahwa berakhirnya kerja sama tersebut murni karena keputusan pribadi Lefundes. Tidak hanya Lefundes, dua anggota staf kepelatihannya, Joao Pedro dan Vinicius Alves, juga turut meninggalkan klub. Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, membenarkan kabar tersebut dan menyampaikan apresiasi atas kontribusi pelatih berusia 44 tahun itu.

“Beliau sudah membawa tim mencatat sejumlah kemenangan penting dan menjadi salah satu tim paling produktif sepanjang musim. Sekali lagi terima kasih,” ujar Dandri. Ia juga mendoakan Lefundes sukses di klub berikutnya, namun enggan berkomentar soal rumor pelatih tersebut bergabung dengan Malut United.

Lefundes sendiri menyampaikan pesan perpisahan yang menyentuh kepada masyarakat Samarinda dan pendukung Borneo FC. “Kepada masyarakat Samarinda dan seluruh suporter Borneo FC, saya mengucapkan rasa terima kasih yang tulus atas sambutan hangat, kasih sayang, dan dukungan di setiap momen sepanjang musim ini,” tulisnya.

Seiring kepergian Lefundes, manajemen Borneo FC kini bergerak cepat mencari pelatih baru. Dandri mengungkapkan saat ini ada sekitar lima hingga tujuh nama kandidat yang masuk radar, baik dari pelatih lokal maupun asing. Proses seleksi masih berlangsung dan targetnya rampung sebelum persiapan musim depan dimulai.

Musim depan, Borneo FC akan menghadapi empat kompetisi sekaligus: BRI Super League, League Cup, AFC Challenge League, dan ASEAN Club Championship. Gelandang Rivaldo Pakpahan optimistis timnya bisa bersaing di semua ajang. “Kalau bisa juara di empat kompetisi itu, kenapa enggak?” katanya. Namun ia mengingatkan agar tim tetap realistis, fokus, dan tenang dalam menjalani padatnya jadwal.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.