Media Kampung – Jadwal BRI Liga 1 pekan ke-29 2025/2026 resmi diumumkan, menampilkan serangkaian pertandingan penting yang akan menentukan arah perebutan gelar dan perjuangan zona degradasi.

Pekan ke-29 dimulai pada Rabu 22 April 2026 dengan dua laga sekaligus, yaitu Persis Solo melawan Bhayangkara dan PSIM Yogyakarta menghadapi Persija Jakarta.

Pertandingan pertama dimulai pukul 15.30 WIB di Stadion Manahan, sementara duel PSIM vs Persija berlangsung di Stadion Stadion Gelora, juga pada pukul yang sama.

Hari Kamis 23 April 2026 menyuguhkan tiga pertemuan, antara lain Persita melawan Bali United, serta PSM Makassar versus Persik pada pukul 15.30 WIB.

Jumat 24 April menjadi hari sorotan utama karena pada pukul 19.00 WIB Persib Bandung akan menantang Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Konfrontasi antara Maung Bandung dan Singo Edan ini dianggap krusial, mengingat Persib tengah berada dalam tekanan poin dan Arema berambisi mengganggu laju tim papan atas.

Pada hari yang sama, Malut United akan berhadapan dengan Persebaya Surabaya pada pukul 15.30 WIB, serta Persijap Jepara melawan PSBS Biak Numfor pada pukul 19.00 WIB.

Sabtu 25 April menutup pekan dengan dua laga penting: Borneo FC Samarinda menjamu Semen Padang pada pukul 15.30 WIB, dan pada pukul 19.00 WIB Madura United menghadapi Dewa United.

Jadwal lengkap pekan ke-29 memberikan kesempatan bagi tim yang berada di zona aman untuk menambah poin, sementara tim yang berjuang melawan degradasi harus mengoptimalkan setiap kesempatan.

Menurut data resmi liga, Persib berada di puncak klasemen dengan 65 poin, hanya selisih dua poin dari Borneo FC yang menempati posisi kedua.

Arema FC, dengan 58 poin, berada di peringkat keenam dan berharap kemenangan melawan Persib dapat memperkecil jarak dengan empat besar.

PSIM Yogyakarta, meski berada di zona bawah, menargetkan kemenangan melawan Persija untuk menghindari penurunan poin lebih lanjut.

Persija Jakarta, yang berada di peringkat ketiga, mengincar tiga poin melawan PSIM untuk memperkuat posisi di zona juara.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, menegaskan pentingnya duel melawan Arema, “Kami harus mengamankan tiga poin untuk menjaga keunggulan di papan atas,” kata Hodak dalam konferensi pers sebelum laga.

Sementara itu, pelatih Arema, Joko Susilo, menambah, “Kami siap memberikan perlawanan sengit di Bandung, karena setiap poin sangat berarti bagi kami.”

Konteks historis menunjukkan bahwa pertemuan Persib vs Arema selalu menghasilkan pertandingan ketat, dengan total gol rata-rata 2,8 per laga dalam lima pertemuan terakhir.

Statistik tambahan mengungkapkan bahwa Persib mencatatkan rata-rata kepemilikan bola 55% di kandang, sementara Arema memiliki efisiensi serangan tinggi dengan 1,3 gol per pertandingan di luar kandang.

Di sisi lain, Borneo FC akan berusaha menambah poin melawan Semen Padang, mengingat selisih poin yang tipis dengan Persib.

Jika Borneo FC meraih kemenangan, mereka dapat menutup jarak menjadi satu poin, meningkatkan tekanan pada Persib menjelang pekan terakhir musim.

Selain laga utama, beberapa pertandingan lain seperti Madura United vs Dewa United dan Malut United vs Persebaya Surabaya juga dapat memengaruhi pergerakan klasemen menengah.

Semua pertandingan pekan ke-29 akan disiarkan secara live di jaringan televisi nasional dan platform streaming resmi, memastikan akses penonton di seluruh Indonesia.

Dengan jadwal yang padat dan persaingan yang semakin ketat, pekan ke-29 BRI Liga 1 diprediksi menjadi titik balik bagi banyak tim menjelang penutupan musim.

Penggemar kini dapat menyiapkan agenda menonton, mengingat setiap laga memiliki potensi mengubah posisi klasemen secara signifikan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.