Media KampungManchester United menegaskan bahwa keputusan terkait masa depan Marcus Rashford sepenuhnya merupakan kebijakan klub, bukan permintaan langsung dari pelatih Ruben Amorim. Hal ini dilaporkan oleh Media Kampung mengutip Manchester Evening News.

Manajemen klub mengambil langkah tersebut sebagai bagian dari strategi jangka panjang. Amorim tidak memaksa penjualan Rashford dan juga bukan pihak yang meminta pemain asal Inggris itu disingkirkan dari skuad utama.

Masa depan Rashford menjadi sorotan dalam beberapa bulan terakhir. Ia sempat tersisih dari skuad utama pada awal kepemimpinan Amorim, lalu menjalani masa peminjaman ke Aston Villa dan kemudian ke Barcelona. Namun, status permanennya belum jelas.

Barcelona dikabarkan belum bersedia memenuhi nilai transfer yang diminta Manchester United. Hal ini membuka kemungkinan Rashford kembali mengikuti pramusim bersama Manchester United sambil menunggu perkembangan bursa transfer musim panas.

Rashford sendiri enggan memberikan kepastian mengenai klub yang akan dibelanya musim depan. “Saya bukan pesulap. Jadi saya belum mengetahuinya,” ujarnya saat ditanya kemungkinan bertahan di Barcelona atau kembali ke Manchester United.

Saat ini, Rashford fokus memperkuat tim nasional Inggris di Piala Dunia 2026. Penampilannya di turnamen tersebut diyakini dapat memengaruhi minat klub-klub yang ingin merekrutnya. Rashford masih berstatus pemain Manchester United dan pada musim 2025/2026 membela Barcelona dengan status pinjaman hingga 30 Juni 2026, termasuk opsi pembelian permanen.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.