Media Kampung – Bruno Moreira resmi mengakhiri kebersamaannya dengan Persebaya Surabaya setelah empat musim berkiprah dan mencatatkan 119 penampilan dengan 39 gol serta 18 assist. Keputusan pemain asal Brasil ini meninggalkan Persebaya untuk melanjutkan karier di luar negeri memicu diskusi di kalangan suporter Bonek mengenai pengganti nomor punggung 10 yang ia tinggalkan.
Kepergian Bruno bukan dipicu oleh faktor finansial karena Persebaya sempat memberikan tawaran kontrak yang lebih menguntungkan. Namun, sang pemain memiliki tiga alasan utama untuk berpisah. Pertama, ia ingin menantang diri dengan berkarier di luar Indonesia. Kedua, Bruno berambisi bermain di level tertinggi Asia, khususnya kompetisi AFC Champions League Elite, yang sayangnya tidak diikuti klub Indonesia musim depan. Ketiga, kesempatan ini menjadi peluang bagi Bruno untuk mendapatkan pengalaman baru sekaligus memperluas karier profesionalnya.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengakui telah berupaya membujuk Bruno agar bertahan setelah pertandingan melawan Persik Kediri. Namun, Bruno tetap terbuka menerima tawaran dari luar negeri dan akhirnya memilih bergabung dengan Port FC, klub runner-up Thai League yang juga diperkuat oleh pemain Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam.
Bruno secara resmi diumumkan sebagai pemain Port FC pada 3 Juni 2026 malam WIB. Proses transfer ini masih menunggu tes medis dan penandatanganan kontrak resmi. Port FC menganggap pengalaman Bruno selama empat musim di Persebaya dan kiprahnya di berbagai liga seperti Kolombia, K League 2 Korea Selatan, dan Super League 2 Yunani menjadi nilai tambah untuk menghadapi persaingan Liga Thailand musim depan.
Sebagai kapten Persebaya, Bruno berhasil mencatatkan diri sebagai pemain asing dengan kontribusi gol terbanyak dalam sejarah klub, yakni 39 gol dan 18 assist dalam 119 pertandingan di semua kompetisi. Pada musim terakhir bersama Persebaya, ia tampil produktif dengan menyumbang 12 gol dan 8 assist dalam 28 pertandingan, membantu tim finis di peringkat keempat klasemen BRI Super League 2025/26.
Kepindahan Bruno ke Port FC sekaligus menjadi langkah awalnya merambah Liga Thailand dan memperkuat ambisinya untuk berkompetisi di level lebih tinggi. Sementara itu, Persebaya kini fokus mencari pengganti nomor punggung 10 yang telah kosong untuk musim Super League 2026/2027, sebuah nomor ikonik yang kini menjadi perhatian utama suporter dan manajemen klub.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.






Tinggalkan Balasan