Media Kampung – Paris Saint-Germain (PSG) berhasil meraih gelar Liga Champions untuk kedua kalinya secara beruntun setelah mengalahkan Arsenal dalam adu penalti pada final yang digelar di Puskás Aréna, Budapest, pada 30 Mei 2026. Pertandingan berakhir imbang 1-1 setelah waktu normal dan perpanjangan waktu, sebelum PSG menang 4-3 dalam drama penalti.
Arsenal memulai pertandingan dengan baik, mencetak gol melalui Kai Havertz pada menit keenam. Namun, PSG menyamakan kedudukan melalui penalti Ousmane Dembélé pada menit ke-65. Meski kedua tim memiliki peluang, tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga pertandingan berakhir.
Dalam adu penalti, Arsenal mengalami kesulitan. Gabriel dan Eze gagal mengeksekusi penalti, sementara penjaga gawang Arsenal, David Raya, berhasil menyelamatkan satu tembakan dari PSG. Meskipun Arsenal tampil solid, mereka harus menerima kenyataan pahit gagal meraih trofi Liga Champions perdana mereka.
Kemenangan ini merupakan pencapaian luar biasa bagi PSG dan pelatih Luis Enrique, yang kini telah meraih tiga gelar Liga Champions dalam kariernya. Selain itu, para pemain PSG mendapatkan bonus besar setelah kemenangan ini, dengan masing-masing pemain berpotensi membawa pulang hingga Rp20 miliar.
Dengan hasil ini, PSG semakin mengukuhkan posisi mereka sebagai raksasa Eropa, sementara Arsenal harus merenungkan perjalanan mereka yang belum membuahkan hasil di pentas Eropa. Kini, fokus kedua tim akan tertuju pada musim depan, dengan PSG berambisi untuk mempertahankan gelar, dan Arsenal berusaha bangkit untuk meraih sukses di kompetisi domestik maupun Eropa.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan