Media KampungErling Haaland mengukuhkan dominasinya di Premier League dengan mengantongi Sepatu Emas Liga Inggris setelah mencetak 27 gol sepanjang musim 2025/26.

Prestasi ini menandai trofi ketiga Haaland dalam empat tahun terakhir bersama Manchester City, menegaskan konsistensinya sebagai penyerang paling mematikan.

Statistik gol Haaland menempati puncak klasemen, mengungguli pesaing terdekat dan memperkuat posisi City dalam perburuan gelar juara.

Sepanjang kampanye, Haaland mencetak gol dalam 23 dari 38 pertandingan, menunjukkan tingkat kehadiran yang luar biasa di kotak penalti.

Pep Guardiola, pelatih City, menilai taktik tim selalu dirancang untuk memaksimalkan peluang Haaland, terutama dengan menempatkannya dekat area serang.

“Kami selalu ingin Erling dekat dengan kotak penalti untuk mencetak gol,” ujar Guardiola pada konferensi pers Senin 25 Mei 2026, mengutip pernyataan yang disiarkan oleh Media Kampung.

Haaland sendiri mengakui target utama bukan sekadar menambah angka gol, melainkan membantu City meraih trofi kolektif.

Ia menekankan pentingnya kontribusi tim dalam setiap kemenangan, sekaligus berusaha mengembangkan permainan pribadi untuk menyesuaikan taktik Guardiola.

Keberhasilan Haaland juga memberi dampak positif pada moral skuad, memperkuat kepercayaan pemain lain dalam menyerang dengan lebih leluasa.

Sementara Haaland meraih Sepatu Emas, rekan satu liga Bruno Fernandes dari Manchester United memperoleh Premier League Playmaker Award dengan 21 assist, memecahkan rekor assist musim sebelumnya.

Prestasi Fernandes menambah warna kompetisi, namun Sorotan utama tetap pada Haaland yang menyumbang sebagian besar gol City.

Dengan Sepatu Emas di tangannya, Haaland kini menatap tantangan selanjutnya, termasuk kompetisi Liga Champions, di mana City berharap gol-golnya dapat berlanjut.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.