Media Kampung – Tottenham Hotspur menjalani pertandingan krusial melawan Everton pada pekan terakhir Premier League yang menentukan nasib mereka di kompetisi musim depan. Dengan hanya membutuhkan satu poin untuk memastikan kelangsungan mereka di kasta tertinggi liga Inggris, Spurs menghadapi tekanan berat di kandang sendiri, Tottenham Hotspur Stadium, pada Minggu, 24 Mei 2026.

Masalah degradasi menjadi perhatian utama Tottenham yang saat ini menempati posisi 17 klasemen dengan perolehan dua poin lebih banyak dari West Ham United yang berada di zona merah. Kemenangan atau hasil imbang sudah cukup untuk menjaga posisi mereka, mengingat keunggulan selisih gol yang jauh dibandingkan West Ham. Namun, jika Tottenham kalah dan West Ham menang di pertandingan kontra Leeds United, maka Spurs akan terdegradasi untuk pertama kalinya sejak 1977, mengakhiri rekor sebagai salah satu dari enam klub yang belum pernah turun kasta sejak Premier League berdiri.

Pelatih Roberto De Zerbi melakukan perubahan strategi dengan memasukkan Djed Spence ke dalam starting XI menggantikan Randal Kolo Muani. Spence datang dengan semangat tinggi setelah dipanggil timnas Inggris untuk Piala Dunia. Sementara itu, James Maddison kembali duduk di bangku cadangan dan siap dimasukkan jika situasi memerlukan perubahan taktik.

Musim ini menjadi perjalanan yang penuh gejolak bagi Tottenham. Setelah sempat finish di posisi kelima dua musim lalu, mereka mengalami penurunan performa drastis. Kualitas permainan mereka di kandang sangat memprihatinkan dengan hanya meraih 12 poin sepanjang musim, salah satu yang terendah di liga. Kekalahan terbaru dari Chelsea dengan skor 2-1 menambah tekanan jelang laga melawan Everton.

Everton sendiri datang tanpa tekanan besar karena posisi mereka di klasemen sudah aman dan tidak berpengaruh pada tiket kompetisi Eropa. Pelatih David Moyes berharap timnya bisa tampil lebih baik dibandingkan penampilan mengecewakan saat kalah 3-1 dari Sunderland pekan lalu. Posisi Everton saat ini berada di tengah klasemen dengan kemungkinan finis di antara peringkat 10 hingga 14.

Pertandingan ini mendapat perhatian besar karena memuat unsur dramatis yang tinggi, terutama bagi pendukung Tottenham yang berharap timnya tetap bertahan di Premier League. Kickoff berlangsung pada pukul 16:00 BST dan disiarkan langsung di Sky Sports Main Event di Inggris, serta dapat disaksikan secara streaming melalui platform resmi di beberapa negara termasuk Amerika Serikat.

Situasi penuh ketegangan ini menjadi sorotan utama di akhir musim Premier League 2025/2026, dimana Tottenham berusaha menghindari degradasi sekaligus mempertahankan status mereka sebagai klub besar di sepak bola Inggris. Hasil akhir laga ini akan menjadi penentu masa depan Spurs di kompetisi tertinggi Inggris musim depan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.