Media KampungTottenham Hotspur berada dalam posisi yang sangat krusial menjelang laga terakhir melawan Everton pada 24 Mei 2026. Hasil imbang cukup untuk memastikan mereka bertahan di Liga Primer Inggris musim depan, namun kekalahan bisa berakibat fatal bagi klub asal London ini.

Setelah kalah dari Chelsea, Spurs gagal memastikan keselamatan lebih awal. Kini, mereka unggul dua poin dari West Ham United yang terancam terdegradasi. Pelatih Tottenham, Roberto De Zerbi, menekankan pentingnya laga ini. “Hari Minggu adalah final bagi Tottenham, bukan di Bilbao melawan Manchester United, tetapi ini adalah pertandingan terpenting,” ujarnya.

De Zerbi menambahkan bahwa yang dipertaruhkan lebih dari sekadar trofi; menjaga martabat dan sejarah klub juga menjadi fokus utama. Tottenham hanya bisa terdegradasi jika mereka kalah dari Everton dan West Ham berhasil meraih kemenangan dengan selisih gol yang signifikan.

Musim ini, performa kandang Tottenham sangat mengecewakan dengan hanya mengumpulkan 12 poin di Stadion Tottenham Hotspur. Di sisi lain, Everton juga tidak dalam kondisi terbaik. Mereka gagal menang dalam enam laga liga terakhir, meskipun sempat menahan imbang Manchester City 3-3.

Everton, yang kini berada di peringkat ke-12, bertekad untuk menurunkan skuad terbaik mereka melawan Spurs. Pelatih David Moyes menyatakan bahwa meskipun dia ingin membantu West Ham, prioritas utama adalah memastikan Everton tetap di Liga Primer.

Pertemuan sebelumnya antara kedua tim berakhir dengan kemenangan telak Tottenham 3-0 di Goodison Park. Namun, performa Spurs sepanjang tahun 2026 menunjukkan banyak kekurangan dengan lima kekalahan di liga domestik.

Pertandingan ini akan berlangsung di Tottenham Hotspur Stadium pada pukul 22.00 WIB. Prediksi susunan pemain menunjukkan Tottenham akan tampil dengan formasi 4-3-3, sementara Everton kemungkinan akan menggunakan formasi 4-2-3-1. Semua mata akan tertuju pada laga ini, di mana nasib Tottenham di Liga Primer akan ditentukan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.