Media Kampung – Piala Asia U-17 2026 akan digelar pada 5–22 Mei 2026 di Arab Saudi, dan menjadi ajang krusial bagi Timnas Indonesia U-17 untuk mengamankan tiket ke Piala Dunia U-17 2026 di Qatar.
Turnamen edisi ke-21 ini menampilkan 15 tim setelah Korea Utara mundur, dan sekaligus berfungsi sebagai kualifikasi resmi menuju kejuaraan dunia.
Babak penyisihan grup berlangsung 5–14 Mei 2026 dengan sistem single round‑robin, di mana masing‑masing tim bertemu sekali di dalam grup.
Ada empat grup; Grup A berisi Arab Saudi, Tajikistan, Thailand, Myanmar, Grup B menampung Indonesia, Jepang, Cina, Qatar, Grup C berisi Korea Selatan, Yaman, Vietnam, Uni Emirat Arab, dan Grup D berisi Uzbekistan, Australia, India.
Indonesia membuka kampanye grupnya melawan Cina pada Selasa 5 Mei 2026 pukul 23.30 WIB, dilanjutkan dengan Qatar pada Sabtu 9 Mei 2026 pukul 23.30 WIB, dan menutup fase grup melawan Jepang pada Selasa 12 Mei 2026 pukul 23.00 WIB.
Untuk lolos ke Piala Dunia, Timnas harus menempati dua posisi teratas di Grup B sehingga dapat melaju ke perempat final yang dijadwalkan 15–17 Mei 2026.
Skuad 23 pemain yang diumumkan mencakup tiga pemain diaspora – Mike Rajasa (FC Utrecht), Noha Pohan (NAC Breda), dan Mathew Baker (Melbourne City) – serta empat pemain asal Bali United yang menjadi penyumbang terbanyak.
Kurniawan Dwi Yulianto, pelatih Timnas U‑17, menegaskan, “Kami menargetkan performa maksimal dan berusaha konsisten sejak laga pertama.”
Hak siar dipegang MNC Group melalui RCTI (FTA) dan platform streaming Vision+; penonton dapat menyaksikan secara gratis di televisi atau berlangganan paket premium di Vision+ untuk streaming live.
Persiapan tim terus berlanjut menjelang pertandingan perdana, dan harapan besar menanti Garuda Muda untuk mengatasi grup yang dianggap paling berat di turnamen.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan