Media Kampung – Giuliano Simeone, putra bungsu Diego Simeone, kembali menjadi sorotan setelah penampilannya di semifinal Liga Champions melawan Arsenal pada 29 April 2026.
Lahir di Italia pada Desember 2002, Giuliano menghabiskan masa kecilnya di Argentina bersama dua kakaknya, Giovanni dan Gianluca, sebelum pindah ke Spanyol bersama ayahnya.
Ia mengasah kemampuan di akademi River Plate, kemudian melanjutkan pembinaan di akademi Atletico Madrid sejak 2018, menunjukkan kecepatan dan kemampuan dribel yang menonjol.
Pada musim 2023/2024, Giuliano menandatangani kontrak profesional dengan Atletico dan diberikan kesempatan bermain bersama skuad utama pada kompetisi domestik.
Debut seniornya terjadi pada 12 September 2023 melawan Real Sociedad, di mana ia mencatatkan satu assist dalam kemenangan 2-1 Atletico.
Selama musim pertama, ia mencatatkan 5 gol dan 7 assist di 28 penampilan, menegaskan posisinya sebagai sayap kiri yang dapat diandalkan.
Semifinal Liga Champions pertama melawan Arsenal digelar di Metropolitano, dengan kehadiran penonton terbatas karena regulasi keamanan, dan berakhir dengan skor 1-1.
Pada jeda babak pertama, bek Arsenal Ben White secara tidak sengaja menginjak logo Atletico yang terletak di koridor tunnel, tindakan yang dipandang tidak hormat oleh sebagian pemain Atletico.
Giuliano, yang berada di dekat area tersebut, secara spontan menghampiri White dan mengungkapkan kekecewaannya atas tindakan tersebut.
Diego Simeone segera turun ke jalur tunnel, menarik Giuliano menjauh, dan kemudian mengulurkan tangan kepada White sambil menepuk bahunya, berusaha meredakan ketegangan.
Dalam wawancara singkat setelah pertandingan, Diego menyatakan, “Anak saya hanya melindungi kehormatan klub, tetapi saya menegaskan pentingnya sportivitas di antara pemain.”
Giuliano sendiri mengatakan, “Saya tidak bermaksud menimbulkan konfrontasi, hanya berharap semua pihak menghormati simbol klub kami.”
Artiler Timnas Spanyol, yang menilai insiden tersebut sebagai kecelakaan, menegaskan bahwa VAR tidak terlibat dalam keputusan terkait insiden tersebut.
Hasil akhir pertandingan memperpanjang seri menjadi 2-2 setelah kedua leg, dan Atletico Madrid kini bersiap untuk leg balikan di Emirates Stadium pada 5 Mei 2026.
Pelatih Atletico menegaskan bahwa performa Giuliano dalam laga tersebut memperkuat kepercayaan ayahnya, dan ia diharapkan menjadi elemen kunci dalam strategi serangan tim di sisa kompetisi.
Menjelang leg kedua, Giuliano melaporkan kondisi fisik prima dan fokus pada peningkatan kontribusi gol serta assist, menjanjikan penampilan yang lebih berpengaruh di panggung Eropa.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan