Media Kampung – 12 April 2026 | Fortuna Sittard dan NAC Breda berakhir imbang 1-1 pada laga Eredivisie pekan ke-25 yang digelar di Stadion Offermans Joosten, Sittard, pada Minggu 12 April 2026; hasil ini menambah ketegangan klasemen bawah liga Belanda. Pertandingan yang berlangsung dalam suasana menegangkan itu juga menampilkan insiden cedera pada bintang NAC, Lewis Holtby, akibat kontak keras dengan bek asal Indonesia, Justin Hubner.

Tim tuan rumah membuka keunggulan lewat gol Kristoffer Peterson pada menit ke‑56 setelah serangan terobosan yang dimulai dari sayap kanan Neraysho Kasanwirjo; bola meluncur ke dalam kotak penalti, dipotong, lalu dijepit oleh Peterson hingga menembus gawang Koepmans. Pada tambahan waktu pertama babak kedua, Mohamed Nassoh mengeksekusi tembakan jarak jauh yang melengkung ke sudut kiri gawang, menyamakan kedudukan menjadi 1-1 tepat pada menit 90+2.

Justin Hubner kembali masuk sebagai starter setelah sempat terpaksa absen karena masalah paspor yang sempat menjeratnya pada pekan sebelumnya, sehingga ia kembali menempati posisi palang pintu berpasangan dengan Shawn Adewoye dalam formasi empat bek. Kehadirannya di lini belakang diharapkan menambah kekuatan fisik serta kecepatan dalam mengantisipasi serangan lawan, terutama mengingat reputasi NAC yang mengandalkan serangan balik cepat.

Pada menit ke‑27, Hubner melakukan back‑pass pendek kepada kiper timnya, Luuk Koopmans, namun umpan tersebut kurang kuat dan menimbulkan kebingungan pada Koepmans yang hampir menabrak bola; walaupun tidak berujung gol, kejadian ini memperlihatkan potensi risiko dalam distribusi bola dari lini belakang.

Insiden paling menonjol terjadi pada menit ke‑36 ketika Hubner terlibat duel keras dengan pemain tengah asal Jerman, Lewis Holtby; sepatu Hubner menabrak tulang kering Holtby, memaksa pemain berusia 30 tahun tersebut menurunkan diri dengan langkah pincang dan akhirnya digantikan oleh Mohamed Nassoh. Cedera Holtby mengurangi kreativitas lini serang NAC, mengingat perannya sebagai playmaker utama tim.

Babak pertama berakhir tanpa gol, meski kedua tim saling menyerang; Fortuna Sittard menguasai penguasaan bola sekitar 58 persen, sedangkan NAC berfokus pada pertahanan zona dan menunggu peluang balik. Kedua kiper, Koepmans dan Koen Kieft, mencatat beberapa penyelamatan krusial, termasuk satu kali tepisan dari tembakan jarak jauh yang dilancarkan oleh Mohamed Ihattaren pada menit ke‑41.

Setelah jeda, Neraysho Kasanwirjo memotong bola dari sisi kanan dan memberikan umpan panjang ke dalam kotak penalti, dimana Kristoffer Peterson berhasil menanduk bola ke sudut jauh gawang, mencetak gol pertama bagi Fortuna pada menit ke‑56. Gol tersebut memicu serangan beruntun dari pihak tuan rumah, dengan Mohamed Ihattaren dan Paul Gladon berusaha menambah keunggulan melalui tendangan sudut dan tembakan jarak menengah.

Namun, NAC tidak menyerah; pada menit ke‑84, Mohamed Nassoh menggantikan Holtby dan mulai mengendalikan lini tengah, menciptakan tekanan melalui distribusi bola yang lebih cepat. Usaha tersebut terbayar pada menit 90+2 ketika Nassoh menembakkan bola keras dari luar kotak penalti, melewati Koepmans yang terdesak, dan menancapkan bola ke sudut kiri atas jaringan, mengamankan poin tambahan bagi tamu.

Pelatih Fortuna, Danny Buijs, melakukan pergantian pada menit ke‑70 dengan menurunkan Mohamed Ihattaren dan Paul Gladon untuk mencari gol tambahan, sementara pelatih NAC, John Stewart, memperkenalkan Moussa Soumano dan Pepijn Reulen pada menit tambahan demi mengejar gol balasan. Kedua tim terus menekan hingga peluit akhir, namun tak ada gol lain tercipta.

Berita ini menempatkan Fortuna Sittard pada posisi ke‑17 dengan 30 poin, sementara NAC Breda tetap berada di posisi ke‑15 dengan 31 poin, keduanya masih berjuang menghindari zona degradasi. Pertandingan selanjutnya, Fortuna akan menghadapi SC Heerenveen di kandang, sedangkan NAC akan bertemu Ajax di Amsterdam, kedua laga tersebut menjadi kunci bagi masing-masing tim untuk memperbaiki peringkat di klasemen akhir Eredivisie 2025‑2026.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.