Media Kampung – Manchester United masih belum mampu menunjukkan tanda-tanda kebangkitan di awal musim 2026-2027. Di tengah terpaan rumor pemecatan yang mulai mengintai posisinya, pelatih Man United, Michael Carrick, justru sudah mengalihkan fokusnya ke bursa transfer musim dingin yang akan dibuka pada Januari 2027.
Performa Manchester United di bawah kendali Carrick sepanjang musim ini sangat memprihatinkan. Dari sembilan pertandingan di seluruh kompetisi, The Red Devils hanya meraih dua kemenangan, tiga hasil imbang, dan empat kekalahan. Di Premier League, mereka baru mengemas enam poin dari enam laga awal, dengan catatan satu kemenangan, tiga imbang, dan dua kekalahan. Catatan ini menjadi yang terendah sejak musim 1986-1987.
Performa Buruk dan Masalah Cedera
Lini pertahanan Manchester United juga menjadi sorotan tajam setelah gagal mencatatkan clean sheets dalam enam laga liga pertama secara beruntun dalam dua musim berturut-turut. Hal ini merupakan catatan kelam yang belum pernah terjadi sejak musim 1930-1931 dan 1931-1932.
Situasi semakin diperparah dengan absennya sejumlah pilar penting seperti Luke Shaw, Kobbie Mainoo, dan Benjamin Sesko akibat cedera. Bek Man United, Lisandro Martinez, bahkan secara terbuka mengkritik manajemen klub atas kurangnya aktivitas belanja di bursa transfer musim panas lalu.
Pentingnya Amunisi Baru
Menanggapi situasi mendesak ini, Carrick menegaskan pentingnya mendatangkan amunisi baru pada bursa transfer Januari mendatang. “Ketika bursa transfer berikutnya dibuka, Anda tentu ingin merencanakannya dan memanfaatkannya sebaik mungkin,” ujar Carrick kepada Sky Sports.
Dia menyadari bahwa ada peluang besar untuk memperbaiki kedalaman skuad saat jendela transfer dibuka. “Seperti apa wujudnya pada tahap ini, kita belum tahu pasti. Namun tanpa keraguan, ada kesempatan di sana karena bursa transfer akan dibuka,” tambah Carrick.
Di tengah tekanan yang semakin memuncak, Manchester United kini berupaya menghentikan rekor lima laga tanpa kemenangan di semua kompetisi saat melakoni laga tandang melawan rival bebuyutan mereka, Leeds United.













