Media Kampung, Tim nasional Belgia berhasil mengalahkan Amerika Serikat dengan skor 4-1 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang digelar di Miami Gardens, Florida, Senin (8/7/2026). Kemenangan ini memastikan Belgia melaju ke perempat final, sementara Amerika Serikat harus angkat koper dari turnamen yang mereka gelar sendiri.

Pertandingan berlangsung sengit sejak awal. Amerika Serikat sempat memberikan perlawanan, terutama melalui gol tendangan bebas Malik Tillman pada menit ke-31 yang sempat menyamakan kedudukan. Namun, Belgia langsung merespons dan mencetak gol balasan beberapa saat kemudian, membuat skor berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan Belgia hingga babak pertama berakhir.

Pada babak kedua, Belgia semakin mendominasi dan menambah dua gol tambahan, mengakhiri perlawanan Amerika Serikat dengan skor telak 4-1. Pelatih Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, yang berharap menjadi pelatih pertama yang membawa Amerika Serikat ke perempat final sejak Bruce Arena pada 2002, harus menerima kenyataan pahit.

Kekalahan ini juga diwarnai dengan sanksi FIFA terhadap dua staf tim Amerika Serikat. Manajer tim Sam Zapatka dan wakil presiden keamanan Federasi Sepak Bola Amerika Serikat (USSF) Frank Pannell diskors oleh FIFA untuk pertandingan tersebut. FIFA tidak memberikan penjelasan mengenai alasan sanksi tersebut, sementara USSF hanya menyatakan bahwa sanksi itu tidak terkait dengan upaya pencabutan kartu merah Folarin Balogun.

Balogun sendiri sempat menjadi sorotan setelah mendapat kartu merah pada babak 32 besar, namun banding Amerika Serikat berhasil dan ia diizinkan bermain melawan Belgia. Meski demikian, kehadirannya tidak mampu mengubah hasil akhir.

Bagi Belgia, kemenangan ini menjadi momentum penting setelah tampil kurang meyakinkan di fase grup. Pelatih Rudi Garcia berhasil membangkitkan performa timnya, dan kini Belgia akan bersiap menghadapi lawan di perempat final.

Sementara itu, bagi Amerika Serikat, turnamen ini menjadi pengalaman pahit meskipun ada beberapa catatan positif, seperti penampilan impresif Malik Tillman yang mencetak gol dan menjadi salah satu pemain muda yang bersinar. Dukungan suporter di Lumen Field, Seattle, juga menjadi sorotan karena memberikan atmosfer luar biasa sepanjang turnamen.