Media Kampung – Bank Mandiri sukses menggelar puncak acara Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2026 pada Minggu, 22 Juni 2026, di kawasan Candi Prambanan, Yogyakarta. Mengusung tema “More Than a Race”, ajang tahunan ini diikuti oleh 10.200 pelari dari 17 negara, menjadikannya edisi dengan peserta terbanyak sejak pertama kali digelar pada 2017.
Para peserta berlomba dalam empat kategori: Marathon (42K), Half Marathon (21K), 10K, dan 5K Fun Run. Seluruh lintasan telah tersertifikasi oleh Association of International Marathons and Distance Races (AIMS). Rute lomba melintasi ikon budaya seperti Candi Plaosan, Monumen Taruna, serta kawasan perdesaan yang turut mendukung penyelenggaraan.
Dominasi Pelari Internasional dan Prestasi Nasional
Di sektor putra kategori Full Marathon Open, pelari Kiprono Koech keluar sebagai juara dengan waktu 02:20:28, diikuti Amos Kipkemoi Chesang dan James Cherutich Tallam. Sementara di sektor putri, Eunice Nyawira Muchiri finis terdepan dengan waktu 02:39:35, unggul atas Medanit Feyera Gurmesa dan Elizabeth Chepkanan Rumokol.
Pada kategori Full Marathon National (Closed Marathon), pelari Indonesia tampil impresif. Rikki Marthin L Simbolon meraih posisi pertama putra dengan waktu 02:30:06, disusul Immanuel Hutasoit dan Laode Safrudin. Di sektor putri, Dwi Tiansi Anggraini menjadi juara dengan catatan waktu 03:04:55, mengungguli Ina Lydia Utari Damanik dan Asnida Aras.
Dampak Ekonomi dan Sosial
Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista, menyatakan bahwa MJM telah berkembang menjadi platform kolaborasi yang menghubungkan komunitas, pelaku usaha lokal, pemerintah daerah, dan masyarakat. “MJM merupakan wujud sinergi yang terintegrasi antara Bank Mandiri, komunitas, pelaku UMKM, dan pemerintah daerah. Kami ingin setiap langkah pelari memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Adhika di Yogyakarta.
Bank Mandiri memberdayakan ekonomi lokal melalui program literasi keuangan digital bagi UMKM, Mandiri LAKU LOKAL (mLaku Lokal) di Race Village yang menghadirkan 27 brand lokal dan 70 tenant UMKM, serta UMKM Festival yang melibatkan 60 pelaku UMKM di sekitar Candi Prambanan. Selain itu, Literasi UMKM Pasar Ngasem juga digelar untuk memperkuat kapasitas usaha.
Komitmen Keberlanjutan
Sepanjang siklus acara, Bank Mandiri menerapkan prinsip keberlanjutan. Pada fase pre-event, peserta dapat mengikuti program “One Ticket, One Climate Action” melalui fitur Livin’ Planet, serta membeli Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (SPE-GRK) untuk mengimbangi jejak karbon. Saat race day, diterapkan pengelolaan kawasan zero waste to landfill, penggunaan racepack tekstil hasil upcycling, dan kampanye daur ulang pakaian Mandiri Looping for Life. Setelah perlombaan, peserta yang mengikuti program pengimbangan emisi mendapatkan laporan personal.
Di sisi sosial, Bank Mandiri menggulirkan program TJSL bertema “Melangkah Bersama, Membangun Jogja”, meliputi Mini General Check Up bagi 1.650 Abdi Dalem di Puro Pakualaman, Puralaya Imogiri, dan Keraton Ngayogyakarta, serta Khitanan Massal bagi 280 anak. Program Mandiri Sahabat Desa mencakup perbaikan jalan, pembangunan batas desa, aksi bersih di 28 desa, dan pembagian 2.800 paket sembako. Pelestarian budaya diwujudkan melalui digitalisasi manuskrip kuno koleksi Widyapustaka Pakualaman.
Inovasi Digital di MJM 2026
MJM 2026 juga menjadi momentum memperkenalkan inovasi terbaru aplikasi Livin by Mandiri. Livin Next-G adalah solusi tabungan dan transaksi digital bagi generasi muda, memungkinkan anak belajar mengelola keuangan dan orang tua memantau transaksi. Fitur Livin Kredit Back to Back Obligasi memungkinkan nasabah memanfaatkan surat berharga negara sebagai agunan tanpa mencairkan investasi. Sementara Livin Gold melalui KSM Emas memberikan akses kepemilikan emas dengan uang muka mulai 5 persen dan tenor hingga lima tahun.
Adhika menambahkan, “Melalui semangat More Than a Race, kami ingin memastikan Mandiri Jogja Marathon meninggalkan pengalaman yang berkesan, sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas melalui penguatan ekosistem serta berbagai solusi yang mampu mendukung kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.”
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan