Media Kampung – Peluang Manchester United mendapatkan Rafael Leao mulai terlihat cerah setelah penyerang AC Milan tersebut dikabarkan hanya ingin melanjutkan karier di liga top Eropa. Hal ini menjadi kabar baik bagi MU yang tengah mencari winger kiri baru di bursa transfer musim panas 2026.

Situasi ini muncul setelah pemilik mayoritas AC Milan, Gerry Cardinale, menyatakan siap melepas Leao jika ada tawaran yang sesuai. Pernyataan tersebut membuat Leao kecewa karena merasa tidak lagi menjadi bagian utama dalam proyek jangka panjang klub. Meski demikian, sang pemain belum terburu-buru memikirkan transfer karena masih fokus membela Portugal di Piala Dunia 2026.

Leao dikabarkan hanya ingin bermain di lima liga top Eropa, sehingga menutup peluang pindah ke klub-klub di Turki maupun Arab Saudi yang sebelumnya sempat dikaitkan dengannya. Kondisi ini menjadi angin segar bagi Manchester United yang bisa menjadi tujuan berikutnya bagi sang winger asal Portugal.

Namun, upaya AC Milan menawarkan Leao ke klub-klub besar seperti Arsenal, MU, dan Barcelona belum membuahkan hasil. Ketiga klub tersebut disebut tidak melanjutkan pembicaraan serius karena nilai transfer Leao yang masih tinggi, meskipun Milan bersedia menurunkan harga menjadi sekitar 80 hingga 90 juta euro dari klausul pelepasan 120 juta euro.

Penurunan performa Leao musim ini menjadi salah satu alasan menurunnya minat klub-klub elite Eropa. Di bawah skema 3-5-2, Leao yang berposisi sebagai penyerang tengah hanya mampu mencetak 10 gol dan tiga assist dari 30 pertandingan kompetitif. Bahkan, ia belum mencetak gol di Serie A sejak awal Maret 2026.

Selain itu, kritik juga datang dari beberapa kalangan, termasuk mantan pemain Portugal, Alvaro Magalhaes, yang menilai Leao tidak layak dipanggil ke skuad Portugal di Piala Dunia 2026 karena performa buruknya bersama Milan. Meski begitu, pelatih Portugal, Roberto Martinez, tetap memasukkan Leao dalam daftar pemain yang akan berlaga di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Dengan kondisi tersebut, masa depan Leao di AC Milan mulai tidak pasti. Klub pun mempertimbangkan untuk melepasnya demi mendapatkan dana segar dan mencegah nilai pasar sang pemain terus merosot. Walau begitu, Leao sendiri tampak masih ingin berkompetisi di level tertinggi Eropa, sehingga peluang untuk bergabung dengan Manchester United tetap terbuka lebar setelah Piala Dunia nanti.

Situasi ini menjadi kabar positif bagi Manchester United yang sudah mulai menjajaki opsi transfer, termasuk kemungkinan barter pemain, untuk memperkuat lini serang mereka. Keinginan Leao tetap bermain di liga top Eropa sekaligus penolakan terhadap tawaran dari liga yang kurang prestisius membuka peluang bagi MU untuk mengamankan jasa winger berbakat tersebut.

Ke depan, perkembangan transfer Rafael Leao akan sangat bergantung pada performanya di Piala Dunia 2026 dan negosiasi antara AC Milan dengan klub peminat. Namun, fakta bahwa Leao hanya ingin bermain di liga top Eropa menjadi modal penting bagi Manchester United untuk menggaetnya pada bursa transfer musim panas mendatang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.