Media Kampung – Pasangan ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto dan Gloria Emanuelle Widjaja, akhirnya kembali tampil di kancah internasional melalui Singapore Open 2026 setelah mengalami masa absen panjang akibat cedera lutut kiri yang dialami Rehan pada ajang Macau Open Agustus 2025 lalu.

Keduanya mengaku antusias sekaligus penuh semangat menjalani pertandingan di Singapore Open yang berlangsung pada 26 hingga 31 Mei 2026 di Singapura. Rehan menuturkan bahwa proses pemulihannya tidak mudah, namun ia berusaha menikmati setiap pertandingan sebagai bagian dari perjalanan comeback-nya.

Gloria pun menambahkan bahwa kebahagiaan mereka bukan hanya karena bisa kembali berlaga, tetapi juga progres pemulihan Rehan yang berjalan sangat baik dan cepat. Mereka bertekad tidak sekadar mengejar hasil terbaik, melainkan ingin menunjukkan performa yang lebih baik dari sebelumnya agar bisa membuktikan diri setelah lama menepi.

“Saya merasa ada misi yang belum selesai dengan Rehan, jadi saya bilang ayo kita selesaikan ini dengan baik,” ujar Gloria yang kini berusia 32 tahun. Sementara itu, Rehan mengungkapkan bahwa dukungan dari keluarga, pelatih, fisioterapis, dan rekan-rekannya menjadi sumber kekuatan utama selama masa pemulihan. Mereka terus menguatkan mental Rehan dan mengingatkan tujuan akhirnya agar tetap semangat bangkit.

Selain Rehan/Gloria, tim bulutangkis Indonesia lainnya juga sudah berada di Singapura dan telah menjalani sesi adaptasi di Singapore Indoor Stadium. Rehan menyatakan bahwa kondisi lapangan dan suasana pertandingan sudah sangat familiar karena mereka sudah sering berlaga di sana, sehingga adaptasi berjalan lancar.

Singapore Open 2026 merupakan turnamen BWF Super 750 yang menawarkan total hadiah sebesar 1 juta dolar AS. Keikutsertaan para atlet Indonesia di ajang ini diharapkan dapat memberikan warna dan prestasi membanggakan bagi dunia bulutangkis Tanah Air.

Selain Rehan/Gloria, daftar pemain Indonesia yang berlaga di Singapore Open 2026 meliputi Jonatan Christie dan Alwi Farhan di tunggal putra, Putri Kusuma Wardani di tunggal putri, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri serta Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani di ganda putra, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti di ganda putri, dan Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti di ganda campuran.

Dengan persiapan matang dan dukungan penuh dari tim, Rehan dan Gloria berharap bisa menorehkan performa terbaiknya di turnamen bergengsi ini dan membuktikan bahwa cedera panjang bukanlah halangan untuk kembali bersinar di pentas bulutangkis internasional.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.