Media Kampung – Pembalap muda Indonesia, Muhammad Kiandra Ramadhipa, mencuri perhatian di ajang Moto3 Junior World Championship Catalunya 2026 dengan start dari baris terdepan dan menorehkan hasil impresif. Dalam dua balapan yang berlangsung di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Ramadhipa selalu finis di posisi enam besar, menunjukkan konsistensi dan kualitas balap yang menjanjikan.
Debut Ramadhipa di kejuaraan dunia ini berlangsung pada akhir pekan 21-24 Mei 2026. Pembalap asal Sleman, Yogyakarta, yang membela Honda Asia-Dream Racing Junior Team, memulai balapan pertama dari posisi ketiga. Meski sempat mengalami sedikit penurunan posisi, ia mampu bangkit dan bahkan memimpin jalannya balapan pada lap terakhir sebelum akhirnya finis di posisi kelima. Namun, penalti yang dijatuhkan kepada beberapa pembalap pesaing membuat Ramadhipa naik ke posisi ketiga dan meraih podium perdana di Moto3 Junior World Championship.
Dalam balapan kedua, Ramadhipa kembali menunjukkan performa solid di tengah suhu lintasan yang mencapai hampir 50 derajat Celsius. Ia bersaing ketat di barisan depan dan sempat menembus posisi kedua pada pertengahan lomba. Meski harus menutup balapan di posisi keenam, hasil tersebut tetap membawa Ramadhipa ke peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi 26 poin, sebuah prestasi luar biasa untuk debutnya di level internasional.
Ramadhipa mengaku banyak pelajaran yang didapat dari pengalaman pertamanya di Moto3 Junior, terutama dalam mengelola kondisi ban dan menghadapi tekanan saat balapan berlangsung. “Pada Race 1 saya mencoba menjaga ban semaksimal mungkin karena ini adalah balapan Moto3 pertama. Saya membuat sedikit kesalahan di lap terakhir, tetapi akhirnya beruntung bisa meraih podium,” ujarnya. Ia juga optimistis menghadapi seri berikutnya di Estoril, Portugal, dengan modal hasil positif yang diraih di Catalunya.
Selain aksi Ramadhipa, persaingan di Moto3 Junior Catalunya juga diwarnai duel sengit antara motor Honda dan CFMoto. Pembalap Italia Leonardo Zanni, yang sempat memimpin balapan pertama dengan jarak cukup jauh, harus gagal finis akibat kecelakaan pada lap keempat balapan kedua. Sementara itu, pembalap CFMoto Giulio Pugliese berhasil memenangkan balapan kedua setelah persaingan ketat di sepanjang lomba.
General Manager Marketing Planning & Analysis PT Astra Honda Motor, Andy Wijaya, mengapresiasi pencapaian Ramadhipa sebagai bukti keberhasilan pembinaan balap berjenjang di Indonesia. Ia berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi pebalap muda Tanah Air untuk terus mengukir prestasi di kancah internasional.
Bagi penggemar yang ingin menyaksikan aksi Ramadhipa dan pembalap Moto3 Junior lainnya, link live streaming Moto Junior Catalunya 2026 tersedia secara online selama sesi balapan berlangsung. Ini menjadi kesempatan bagi publik Indonesia untuk mendukung langsung perjuangan salah satu talenta muda terbaik dalam dunia balap motor.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan