Media Kampung – Babak reguler Pro Futsal League (PFL) musim 2025/2026 resmi ditutup di Nambo Jaya Sport Center, Tangerang, Minggu 24 Mei 2026, dengan menyisakan empat tim yang berhak melaju ke babak Final Four untuk memperebutkan tiket ke Piala Intercontinental. Musim ini menghadirkan 132 pertandingan yang berlangsung penuh semangat dan tensi tinggi.

Pangsuma FC mengakhiri musim reguler dengan kemenangan 6-3 atas Raybit FC, di mana Felipe mencetak dua gol, didukung oleh kontribusi gol dari Yogi Saputra, Muhammad Fajriyan, Filippo Inzaghi, dan Daniel. Sementara itu, Kuda Laut Nusantara tampil dominan saat menundukkan Asahan FC dengan skor telak 8-2, termasuk dua gol bunuh diri yang terjadi pada menit ke-7 di laga tersebut, serta dua gol dari Muhammad Sanjaya.

Juara bertahan Bintang Timur Surabaya juga menunjukkan performa impresif dengan mengalahkan Unggul FC Malang 6-4 dalam pertandingan yang penuh aksi dan menghasilkan total 10 gol, dengan Syauqi Sa’ud mencetak brace. Black Steel FC Papua mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Cosmo JNE berkat gol cepat dari Wendy Brian Lindrey Ick pada menit kedua, yang menjadi penentu hasil pertandingan.

Regulasi tanpa sistem degradasi yang diterapkan musim ini terbukti berhasil menciptakan kompetisi yang sangat kompetitif dan agresif dari awal hingga akhir musim. Keempat tim yang berhasil menembus babak Final Four berdasarkan klasemen akhir adalah Fafage Banua, Cosmo JNE, Black Steel FC Papua, dan Bintang Timur Surabaya.

Format semifinal mempertemukan Fafage Banua melawan Cosmo JNE dalam pertandingan pembuka yang mempertemukan kekuatan ofensif Fafage dengan soliditas taktik Cosmo. Pertandingan semifinal kedua menjadi laga besar antara Black Steel FC Papua dan Bintang Timur Surabaya, dua klub yang sama-sama memiliki koleksi gelar juara dan reputasi kuat di kancah futsal nasional.

Keempat tim tersebut tidak hanya berlaga untuk meraih gelar juara PFL musim ini, tetapi juga memperebutkan satu tiket emas untuk berlaga di Piala Intercontinental, kompetisi futsal bergengsi tingkat internasional. Black Steel FC Papua memperlihatkan mental baja dengan meraih kemenangan tipis atas Cosmo JNE di laga terakhir babak reguler, menegaskan persaingan ketat yang terjadi sepanjang musim.

Babak Final Four kini menjadi fase paling dinanti oleh para penggemar futsal Indonesia. Pertarungan sengit antara empat tim terbaik akan menentukan siapa yang berhak membawa pulang gelar juara dan mendapatkan kesempatan mewakili Indonesia di ajang internasional. Kompetisi yang berlangsung tanpa ancaman degradasi ini memberikan ruang bagi tim untuk bermain lepas dan agresif, menjadikan PFL musim 2025/2026 salah satu musim yang paling seru dan menarik dalam sejarah futsal tanah air.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.