Media Kampung – Turnamen tenis junior bergengsi ITF J30 Sukoharjo resmi dimulai pada Minggu, 24 Mei 2026, di Stadion Tenis Gelora Merdeka, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Turnamen ini membuka peluang besar bagi petenis muda Indonesia untuk meraih seluruh gelar tunggal yang dipertandingkan.

Kompetisi yang dikenal sebagai Deddy Prasetyo Tennis Club (DETEC) International Junior Championship ini merupakan bagian dari kalender resmi International Tennis Federation (ITF). Para peserta dari berbagai negara akan memperebutkan poin peringkat dunia di kategori tunggal dan ganda, dengan fokus pada pemain berusia di bawah 18 tahun.

Direktur Turnamen, Anshari Nursida, mengatakan bahwa pemilihan Sukoharjo sebagai tuan rumah kembali didasari oleh kualitas fasilitas berupa enam lapangan dengan penerangan lampu yang memadai untuk pertandingan malam, serta kerja sama yang baik dengan K3n7o3n9 Tennis Academy (K7G) pada penyelenggaraan tahun sebelumnya. Hal ini menjadi alasan utama untuk mempertahankan lokasi tersebut dalam edisi kelima turnamen entry level ini.

Lebih dari 100 petenis junior dari 15 negara turut meramaikan ajang ini. Selain Indonesia, peserta dari Singapura, Thailand, Malaysia, hingga Amerika Serikat siap bertanding. Para atlet ini berkompetisi untuk mendapatkan poin dunia yang diberikan kepada mereka yang berhasil menembus babak 16 besar nomor tunggal.

Anshari optimis bahwa petenis Indonesia memiliki peluang besar untuk tampil cemerlang. Tahun lalu, delegasi tuan rumah berhasil membawa pulang tiga gelar melalui pemain seperti Mischka Sinclair Goenadi, Michal Ihsan Wicaksana, dan Akmal Junaini. Harapan besar kini tertuju pada para atlet muda untuk mengulang kesuksesan tersebut.

Di sektor putri, unggulan utama adalah Gwen Emily Kurniawan yang berusia 15 tahun. Atlet ini menempati peringkat 865 dunia dan merupakan cucu legenda bulu tangkis Rudy Hartono. Lawan terberatnya berasal dari Tiongkok, Xinyan Rang, yang berumur 13 tahun dan berada di peringkat 1.530 dunia, serta baru saja mencapai babak perempat final di turnamen sebelumnya.

Untuk nomor putra, Alfaradu Sumirat menjadi andalan Indonesia. Atlet berusia 17 tahun asal Kalimantan Selatan ini berada di peringkat 757 dunia dan berpotensi berhadapan dengan Brandon Duan dari Amerika Serikat yang menempati unggulan kedua dan berada di peringkat 800 dunia.

Babak utama kejuaraan akan dimulai pada Senin, 25 Mei 2026, setelah babak kualifikasi yang berlangsung sengit. Indonesia berhasil meloloskan lima petenis putri dan enam petenis putra ke babak utama, menegaskan kekuatan dan potensi besar atlet muda nasional dalam kompetisi internasional ini.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.