Media Kampung – Kiandra Ramadhipa menunjukkan performa mengesankan pada debutnya di Kejuaraan Dunia Moto3 Junior Catalunya 2026 dengan dua kali finis di posisi enam besar serta sempat memimpin balapan. Pebalap muda asal Indonesia ini tampil kompetitif pada dua race yang berlangsung di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol, Minggu, 24 Mei 2026.
Memulai balapan pertama dari posisi ketiga, Ramadhipa menghadapi persaingan sengit sejak tikungan pertama. Meski sempat turun ke posisi tujuh, ia mampu bangkit dan berjuang keras di kelompok depan. Pada lap terakhir, Ramadhipa bahkan sempat merebut posisi terdepan setelah menyalip beberapa pembalap, termasuk Giulio Pugliese, sebelum akhirnya harus puas finis di urutan kelima dengan jarak sangat tipis hanya 0,144 detik dari pemenang lomba, Leonardo Zanni.
Persaingan di balapan pertama sangat ketat, dengan sepuluh pembalap terdepan yang hanya terpaut sekitar satu detik. Ramadhipa beberapa kali berganti posisi akibat aksi balapan yang intens, tetapi tetap menunjukkan kecepatan dan ketahanan yang impresif di lintasan Catalunya.
Dalam race kedua, Kiandra Ramadhipa kembali menunjukkan konsistensinya. Memulai dari grid ketiga, ia sempat turun ke posisi tujuh setelah start, namun dengan cepat kembali ke barisan depan. Ramadhipa bahkan sempat menembus tiga besar hingga lap ke-11 dan beberapa kali mendekati posisi runner-up. Sayangnya, di dua lap terakhir, ia kehilangan beberapa posisi dan sempat turun hingga posisi sembilan sebelum akhirnya finis di urutan keenam dengan selisih waktu 0,252 detik dari pemenang, Giulio Pugliese.
Balapan kedua juga diwarnai insiden yang membuat pemimpin lomba, Leonardo Zanni, gagal melanjutkan balapan akibat kecelakaan pada lap keempat. Hal ini membuka peluang dan membuat persaingan di depan semakin sengit. Ramadhipa tetap mampu menjaga ritme dan berjuang sampai garis finis, membuktikan kemampuan balapnya yang patut diperhitungkan di tingkat dunia.
Kiandra Ramadhipa, yang membela Honda Asia-Dream Racing Junior Team dengan nomor balap #32, tampil sebagai salah satu pembalap muda yang patut diperhitungkan di Moto3 Junior World Championship 2026. Usianya yang baru 16 tahun belum menghalanginya untuk bersaing ketat dengan pebalap internasional yang lebih berpengalaman.
Hasil positif di Catalunya ini menjadi modal penting bagi Ramadhipa untuk menghadapi seri-seri berikutnya dalam kejuaraan yang terdiri atas tujuh seri dan 12 balapan. Penampilan apik Ramadhipa juga menjadi bukti kualitas pembalap Indonesia di ajang balap motor kelas dunia, sekaligus memberikan harapan besar bagi masa depan motocross Tanah Air.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan