Media Kampung – Pasangan ganda campuran Indonesia, Adnan Maulana dan Indah Cahya Sari Jamil, berhasil memastikan tempat mereka di babak 16 besar Malaysia Open 2026 usai menaklukkan lawannya dari Spanyol pada babak 32 besar.

Di pertandingan yang berlangsung di STADIUM AXIATA ARENA, Kuala Lumpur pada Rabu, 20 Mei 2026, Adnan/Indah tampil dominan saat menghadapi Ruben Garcia dan Lucia Rodriguez. Mereka menutup pertandingan dalam waktu singkat selama 30 menit dengan skor akhir 21-15 dan 21-13.

Pasangan Indonesia memulai pertandingan dengan kuat, langsung mencetak lima poin berturut-turut di awal gim pertama. Keunggulan itu terus mereka pertahankan hingga gim pertama selesai. Pada gim kedua, pertandingan berlangsung ketat di awal, dengan kedua tim saling kejar poin hingga kedudukan imbang 4-4.

Namun, Adnan dan Indah kembali memperlihatkan performa terbaik dengan mencetak tujuh poin secara beruntun yang kemudian membawa mereka ke kemenangan mudah di gim kedua. Kemenangan ini memberikan mereka kesempatan melaju ke babak berikutnya dengan kepercayaan diri yang meningkat.

Adnan Maulana menyampaikan rasa syukurnya atas kemenangan tersebut, namun ia juga menegaskan bahwa masih ada beberapa aspek permainan yang perlu diperbaiki jelang pertandingan berikutnya. “Alhamdulillah bisa memenangkan pertandingan hari ini. Ada beberapa yang harus diperbaiki jadi coba dipelajari lagi untuk besok,” ujarnya.

Adnan juga menjelaskan bahwa adaptasi dengan kondisi lapangan tidak menjadi kendala karena mereka sudah pernah bermain di arena tersebut sebelumnya. Yang menjadi perhatian utama adalah penyesuaian terhadap kecepatan shuttlecock yang bervariasi selama pertandingan berlangsung.

“Ini bukan pertama kali kami main di sini jadi secara adaptasi sudah lumayan bisa langsung tahu kondisinya dan tidak banyak berubah. Paling di shuttlecock nya saja yang lajunya kadang berbeda,” tambah pebulutangkis berusia 26 tahun itu.

Selain itu, Adnan menilai mereka harus bisa bermain lebih tenang terutama saat menghadapi poin-poin kritis. Ia menilai pola permainan yang terburu-buru seperti saat pertandingan minggu lalu justru merugikan mereka.

Indah Cahya Sari Jamil juga memberikan komentarnya terkait lawan yang mereka hadapi. Ia mengaku pasangan Spanyol tersebut bukan lawan yang mudah dan memerlukan kewaspadaan ekstra agar tidak memberikan kesempatan bagi lawan untuk berkembang selama pertandingan.

“Pasangan Spanyol ini masuk ke semifinal Orleans Masters kemarin dengan mengalahkan pasangan-pasangan bagus. Saat itu juga bisa menyulitkan Christiansen/Boje di semifinalnya jadi tadi kami ekstra waspada, terus menekan dan tidak membiarkan mereka berkembang,” ujarnya.

Indah menambahkan bahwa fokus utama mereka saat ini adalah membangun rasa percaya diri, terutama saat berada dalam tekanan dan posisi mengejar poin. “Dari minggu lalu kami belajar untuk lebih percaya diri lagi. Kalau lagi tertekan dan posisinya mengejar, fighting spiritnya harus besar,” jelasnya.

Kemenangan ini menjadi langkah positif bagi Adnan dan Indah dalam upaya mereka menembus babak-babak selanjutnya di Malaysia Open 2026. Mereka kini bersiap mempersiapkan diri lebih matang untuk menghadapi tantangan berikutnya di turnamen bergengsi ini.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.