Media Kampung – BYD Racco, mobil listrik mungil bergaya kei car, resmi diluncurkan di Sri Lanka dengan harga perkenalan 11.450.000 rupee Sri Lanka, setara dengan sekitar US 34.615. Peluncuran ini menandai ekspansi BYD ke pasar internasional setelah debutnya di Jepang.

Harga dan Perbandingan di Pasar

Harga yang ditetapkan di Sri Lanka jauh lebih tinggi dibandingkan dengan harga di Jepang, di mana BYD Racco ditawarkan mulai dari 2.140.000 yen atau sekitar Rp240 juta. Hal ini disebabkan oleh pajak dan bea masuk yang tinggi untuk kendaraan impor di Sri Lanka. Sebagai perbandingan, Toyota Yaris Cross bermesin bensin dijual dengan harga sekitar 19.950.000 rupee Sri Lanka atau setara dengan US 60.315.

Desain dan Dimensi

BYD Racco memiliki desain bodi mengotak yang khas dan dimensi ringkas: panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, dan tinggi 1.800 mm, dengan jarak sumbu roda mencapai 2.520 mm. Desain ini dirancang untuk mendukung mobilitas di jalan perkotaan yang sempit, serta memiliki radius putar minimum 4,8 meter untuk memudahkan manuver.

Spesifikasi dan Varian

Mobil ini ditenagai oleh motor listrik yang menggerakkan roda depan dengan tenaga maksimum 47 kW (sekitar 63 dk) dan torsi puncak 160 Nm. BYD menyediakan dua pilihan baterai lithium iron phosphate (LFP), masing-masing berkapasitas 22,4 kWh dan 35,84 kWh. Varian dengan baterai 22,4 kWh mampu menempuh jarak hingga 210 km, sedangkan versi dengan baterai 35,84 kWh dapat menempuh hingga 320 km berdasarkan pengujian WLTC.

Respons Pasar dan Rencana Ekspansi

Setelah diperkenalkan di Jepang pada akhir Juli 2026, BYD Racco mendapatkan respons positif dengan lebih dari 1.000 pesanan dalam dua minggu. Ekspansi ke Sri Lanka dan rencana untuk memasuki pasar Makau menjadi langkah strategis bagi BYD untuk memperluas jangkauannya.

Harga perkenalan untuk BYD Racco di Sri Lanka ini akan berlaku hingga 9 November 2026, dan setelah periode tersebut, harga mobil ini berpotensi untuk mengalami kenaikan.