Media Kampung – Pelestarian kesenian tradisional sangat penting untuk memastikan warisan budaya daerah tetap hidup, terutama di tengah perkembangan zaman yang pesat. Dalam konteks ini, dukungan terhadap seniman lokal melalui berbagai kesempatan tampil menjadi salah satu langkah strategis untuk menjaga keberlangsungan seni tradisional dan memperkenalkannya kepada generasi muda.

Fauzan Khalid, Anggota DPR RI dari Dapil NTB, menyatakan dalam sebuah silaturahmi dengan seniman tradisional Sasak di Desa Pandan Indah, bahwa Fraksi NasDem DPR RI berkomitmen untuk terus mendukung pelestarian seni Cilokak, yang merupakan kesenian khas Sasak. “Silaturahmi kepada para seniman lokal ini sebagai wujud apresiasi dan perhatian kami kepada para seniman,” ujarnya.

Cilokak adalah kesenian musik tradisional masyarakat Sasak yang menggabungkan musik dan syair. Kesenian ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media penyampaian nasihat dan nilai-nilai kehidupan masyarakat. Syair dalam Cilokak menggunakan puisi tradisional Sasak, yang sering berisi pesan moral dan ajaran keagamaan yang diwariskan secara lisan.

Pertunjukan Cilokak diiringi oleh berbagai instrumen tradisional, seperti gambus, suling, gendang, biola, mandolin, dan jidur. Kesenian ini juga hadir dalam berbagai acara masyarakat, mulai dari pernikahan hingga khitanan dan perayaan daerah.

Fauzan menekankan bahwa nilai budaya yang terkandung dalam seni tradisional harus terus diwariskan untuk mencegahnya tergerus oleh perubahan zaman. Oleh karena itu, pelestarian tidak hanya membutuhkan dukungan untuk mempertahankan bentuk pertunjukan, tetapi juga pembinaan bagi seniman dan perluasan ruang tampil bagi kelompok kesenian daerah.

Dia juga berjanji untuk menjadi pembina Grup Cilokak Alur Wah dan berupaya agar grup tersebut dapat tampil di ajang-ajang besar di Lombok. Ketua Grup Cilokak Alur Wah, Sahdan, menyambut baik dukungan tersebut dan berharap ini dapat membantu keberlangsungan serta pengembangan seni tradisional Sasak.