Media Kampung, Solok – Banjir bandang melanda wilayah Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat pada Senin malam (21/9/2026) akibat hujan dengan intensitas tinggi. Peristiwa ini mengakibatkan lumpur dan bebatuan setinggi 20 hingga 70 centimeter menutupi badan jalan nasional sehingga memutuskan akses antara Padang dan Solok.
Menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok, sebanyak 11 kantor pemerintah terdampak banjir, 4 warga mengalami luka-luka, dan 32 jiwa terpaksa mengungsi karena rumah mereka terdampak banjir bandang. Selain itu, terdapat laporan 2 orang hilang dan tim gabungan masih terus melakukan pendataan dampak dari bencana ini.
Evakuasi dan Penanganan
Pemerintah Kabupaten Solok bersama TNI, Polri, dan BPBD bergerak cepat melakukan evakuasi terhadap warga terdampak sekaligus membersihkan material banjir yang menghambat akses jalan. Upaya ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kondisi yang lebih buruk serta memastikan keselamatan warga di kawasan terdampak.
Imbauan untuk Warga
Warga di wilayah terdampak dihimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan. Mereka juga diminta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama. Pemerintah dan aparat terkait terus memantau situasi guna memberikan bantuan dan penanganan yang diperlukan.
Konteks dan Dampak
Banjir bandang yang terjadi di Solok ini merupakan akibat dari curah hujan tinggi yang melanda daerah tersebut. Kondisi ini tidak hanya menyebabkan kerusakan infrastruktur dan gangguan akses transportasi, tetapi juga memberikan dampak sosial berupa pengungsian warga dan kerugian material.
Penanganan cepat oleh pemerintah daerah dan aparat keamanan menjadi kunci dalam meminimalisir dampak lebih luas dan membantu proses pemulihan pascabencana. Situasi ini juga menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam di wilayah rawan seperti Solok.













Tinggalkan Balasan