Media Kampung – Departemen Kimia Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika (FSTeM) Universitas Brawijaya (UB) telah menghasilkan sekitar 50 produk inovatif berbasis Green Chemistry. Produk-produk ini tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga dirancang untuk mendukung pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

Ketua Departemen Kimia FSTeM UB, Anna Safitri, menjelaskan bahwa seluruh produk dikembangkan dengan mengacu pada prinsip-prinsip Green Chemistry. Pendekatan ini berupaya meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan sejak tahap perancangan hingga proses produksi.

Produk-produk tersebut merupakan hasil perkuliahan Proyek Kimia, Biofuel, Kimia Citarasa, serta penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Inovasi yang dihasilkan mencakup pangan fungsional, biofuel, produk kimia berbasis bahan alam, material ramah lingkungan, hingga produk bioteknologi.

Menurut Anna, penerapan Green Chemistry tidak hanya berfokus pada pengurangan limbah, tetapi juga mendorong penggunaan bahan baku terbarukan, efisiensi energi, pengurangan bahan berbahaya, serta pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai tambah melalui konsep ekonomi sirkular. Pendekatan ini dinilai relevan di tengah kebutuhan akan teknologi yang mendukung transisi menuju pembangunan rendah karbon.

Ia menambahkan bahwa inovasi berbasis kimia hijau dapat mengatasi berbagai persoalan lingkungan tanpa mengorbankan kebutuhan industri maupun masyarakat. Ilmu kimia memiliki peran strategis dalam mendukung sektor energi bersih, pangan, kesehatan, dan pengelolaan lingkungan.

Departemen Kimia UB juga aktif melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya penerapan Green Chemistry dalam kehidupan sehari-hari. Upaya ini bertujuan meningkatkan literasi sains dan membangun kesadaran bahwa keberlanjutan dapat dimulai dari pilihan teknologi dan produk yang lebih ramah lingkungan.

Anna menegaskan bahwa inovasi dari kampus tidak boleh berhenti di laboratorium. Hasil penelitian harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan berkontribusi pada penyelesaian tantangan lingkungan global. Pengembangan produk Green Chemistry ini sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs), terutama di bidang kesehatan, pendidikan, energi bersih, kota berkelanjutan, dan aksi terhadap perubahan iklim.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.