KAI Services Sediakan Kuliner Khas Banyuwangi di Empat Rute KA
Media Kampung – Jakarta – Mulai Mei 2026, KAI Services menyediakan kuliner khas Banyuwangi pada empat rute perjalanan kereta api sebagai upaya meningkatkan kenyamanan dan pengalaman wisata kuliner para penumpang. Inovasi ini menghadirkan kekayaan cita rasa tradisional Kabupaten Banyuwangi secara langsung dalam perjalanan menuju stasiun tujuan, terutama untuk rute-rute yang berakhir di Stasiun Ketapang dan Banyuwangi.
Kolaborasi dengan UMKM Lokal
KAI Services Sediakan Kuliner Khas Banyuwangi di Empat Rute KA sebagai bagian dari program kemitraan dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat. Dalam peluncuran yang berlangsung pada 31 Mei 2026 di Jakarta, manajemen KAI Services mengumumkan kerja sama strategis dengan Warung Mbok Wah dan Srengenge Wetan, dua penyedia kuliner asli Banyuwangi yang dikenal dengan cita rasa autentiknya.
Nyoman Suardhita, Manager Corporate Communication KAI Services, menegaskan bahwa program ini tidak hanya memperkaya pilihan makanan di dalam kereta, tetapi juga bertujuan memberdayakan pelaku usaha daerah agar dapat naik kelas melalui jaringan transportasi nasional.
Menu Andalan dan Rute Perjalanan
KAI Services Sediakan Kuliner Khas Banyuwangi di Empat Rute KA menghadirkan menu-menu tradisional seperti Nasi Tempong dengan lauk ayam, udang, dan telur yang pedasnya khas dengan sambal tomat ranti. Selain itu, Srengenge Wetan menawarkan hidangan seperti Ayam Lodoh, Nasi Bakar, dan Plecing Ayam, yang semuanya disajikan dengan cita rasa asli agar penumpang dapat merasakan suasana kampung halaman mereka selama perjalanan.
Menu kuliner ini tersedia pada kereta api sebagai berikut:
- KA Sangkuriang (relasi Bandung – Ketapang)
- KA Blambangan Ekspres (relasi Pasar Senen – Ketapang)
- KA Wijaya Kusuma (relasi Cilacap – Ketapang)
- KA Logawa (relasi Purwokerto – Banyuwangi)
Tanggapan Positif Penumpang
Inovasi penyediaan kuliner lokal ini mendapat respons hangat dari para penumpang. Salah satu penumpang KA Sangkuriang, Dinda Haryo, mengungkapkan kegembiraannya dengan hadirnya menu khas Banyuwangi di dalam kereta. Ia menyatakan, “Wah, seru kalo Nasi Tempong sekarang sudah bisa dipesan di restoran kereta. Jadi kita bisa menikmatinya selama dalam perjalanan kereta.” Hal ini menunjukkan bahwa kehadiran kuliner autentik mampu meningkatkan kepuasan dan pengalaman perjalanan para pengguna jasa kereta api.
Manfaat dan Harapan ke Depan
KAI Services Sediakan Kuliner Khas Banyuwangi di Empat Rute KA tidak hanya berfungsi sebagai penyedia makanan, tetapi juga sebagai media promosi budaya kuliner nusantara yang berkelanjutan. Dengan melibatkan UMKM lokal, program ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian daerah serta memperkenalkan keunikan kuliner Banyuwangi kepada masyarakat luas yang menggunakan moda transportasi kereta api.
Langkah strategis ini juga mendukung visi KAI Services dalam memberikan layanan terbaik dan inovasi yang mampu memberikan nilai tambah bagi para pelanggan sekaligus memperkuat jaringan ekonomi lokal.
Kesimpulan
Kehadiran kuliner khas Banyuwangi dalam empat rute kereta api yang disediakan oleh KAI Services merupakan terobosan positif dalam mengintegrasikan layanan transportasi dengan pengembangan kuliner daerah. Selain meningkatkan kenyamanan penumpang, program ini juga memperkuat sinergi antara KAI Services dan UMKM lokal untuk memajukan ekonomi daerah dan melestarikan warisan kuliner nusantara. Dengan berbagai menu autentik seperti Nasi Tempong dan Ayam Lodoh, penumpang kini dapat menikmati pengalaman perjalanan yang lebih kaya dan berkesan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.






Tinggalkan Balasan