Media Kampung – KBRI Yaounde menggelar acara diskusi kebangsaan sebagai bentuk peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 sekaligus memperkuat semangat nasionalisme warga negara Indonesia yang tinggal di Kamerun. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 23 Mei 2026, di ibu kota Kamerun, Yaounde, dan dihadiri oleh sekitar 35 peserta, termasuk komunitas ASEAN dari Filipina.
Acara dimulai dengan upacara peringatan yang diikuti dengan diskusi kebangsaan dan berakhir dengan sesi ramah tamah. Suasana kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan antar warga Indonesia di wilayah tersebut. Duta Besar RI untuk Kamerun, Agung Cahaya Sumirat, menegaskan bahwa peringatan Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum penting untuk mengingat kembali perjuangan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan dan meneguhkan persatuan serta semangat kebangsaan.
Agung menyampaikan dalam keterangan pers di Jakarta pada Selasa, 26 Mei 2026, bahwa menjaga nasionalisme menjadi hal krusial, terlebih bagi warga Indonesia yang berada jauh dari tanah air. Pesan tersebut menegaskan pentingnya solidaritas dan identitas kebangsaan yang kuat di luar negeri agar hubungan antarwarga tetap harmonis dan mendukung peran Indonesia di dunia internasional.
Diskusi kebangsaan dipandu oleh Isman Pasha sebagai pemantik utama yang membahas sejarah perjalanan nasionalisme Indonesia, termasuk lahirnya Semangat Bandung yang menjadi tonggak solidaritas antarbangsa Asia-Afrika. Isman menekankan relevansi nilai-nilai nasionalisme dalam menghadapi tantangan global saat ini, serta urgensi memperkuat kerja sama internasional sebagai upaya menjaga persatuan dan memperkokoh posisi Indonesia di kancah dunia.
Para peserta diskusi aktif memberikan pandangan terkait berbagai tantangan kebangsaan dan persatuan Indonesia, serta membicarakan peran strategis Indonesia dalam hubungan internasional. Diskusi ini menjadi forum penting untuk meningkatkan kesadaran kolektif dan mempererat ikatan komunitas Indonesia yang berada di Kamerun.
Kegiatan diakhiri dengan sesi ramah tamah yang memberikan kesempatan bagi para peserta dan pihak KBRI untuk memperkuat tali silaturahmi. Momentum tersebut dinilai sangat penting untuk membangun jaringan sosial antarwarga Indonesia di luar negeri, sekaligus memperkokoh rasa kebangsaan yang menjadi pondasi persatuan bangsa.
Dengan upaya yang konsisten seperti ini, KBRI Yaounde berkomitmen terus menguatkan nasionalisme serta memperkuat peran warga Indonesia di luar negeri sebagai duta bangsa yang mampu menjaga citra dan kepentingan Indonesia di tingkat internasional.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.






Tinggalkan Balasan