Media Kampung – Forum Ketua Persatuan Wartawan Nahdlatul Ulama (PWNU) menuntut Rais Aam dan Ketua Umum PBNU menyelenggarakan Muktamar 2026 pada bulan Juli, menegaskan pentingnya persiapan intensif demi kelancaran kebijakan NU.

Dalam rapat daring pada 12 April 2026, perwakilan PWNU menyoroti bahwa penetapan waktu Muktamar harus segera dipastikan agar seluruh struktur organisasi dapat menyiapkan agenda strategis secara menyeluruh.

Rais Aam, Dr. H. Ahmad Yusuf, menanggapi permintaan tersebut dengan menyatakan kesiapan tim eksekutif PBNU untuk menyusun jadwal akhir Juli atau awal Agustus, mengingat kebutuhan koordinasi lintas wilayah.

Ketua Umum PBNU, KH. Ma’ruf Amin, menambahkan bahwa keputusan penetapan tanggal akan dilandaskan pada evaluasi kesiapan logistik, tempat, serta partisipasi delegasi nasional.

Muktamar ke-35 NU yang direncanakan pada 2026 menjadi momentum penting untuk merumuskan arah kebijakan keagamaan, sosial, dan pendidikan yang selaras dengan dinamika masyarakat Indonesia.

Penetapan bulan Juli dipandang strategis karena berdekatan dengan bulan Ramadan, memungkinkan hasil keputusan dapat diimplementasikan sebelum periode ibadah besar.

Beberapa pihak mengingatkan bahwa Muktamar sering menjadi arena tarik‑tarik kepentingan politik dan ekonomi, sehingga PWNU menekankan perlunya forum tetap steril dari intervensi eksternal.

Persiapan mencakup pembentukan panitia teknis, penetapan lokasi di Yogyakarta, serta penyusunan agenda kerja yang meliputi evaluasi program tahun lalu dan rencana aksi lima tahun ke depan.

Tokoh pesantren ternama, KH. Yusuf Mansur, menegaskan pentingnya menjaga independensi keputusan Muktamar, sekaligus mengajak seluruh elemen NU untuk berpartisipasi aktif demi kemajuan umat.

Reaksi publik di media sosial menunjukkan dukungan luas terhadap percepatan jadwal, dengan netizen menilai langkah PWNU sebagai upaya menghindari penundaan yang dapat melemahkan posisi NU.

Sampai saat ini, tim sekretariat PBNU masih menyelesaikan konsultasi dengan dewan wilayah, diperkirakan keputusan final akan diumumkan pada akhir Mei 2026.

Kondisi terbaru menunjukkan bahwa semua persiapan logistik berada pada tahap final, menandakan bahwa Muktamar 2026 akan segera dilaksanakan sesuai harapan PWNU.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.