Media Kampung – Anggota Komisi VII DPR RI, Putra Nababan, memberikan dukungan penuh kepada Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) dalam menyiarkan langsung pertandingan Piala Dunia. Menurutnya, keterlibatan RRI dalam siaran ini sangat penting untuk menjangkau masyarakat dari berbagai lapisan yang mungkin tidak dapat mengakses siaran televisi secara langsung.

Putra Nababan menyoroti bahwa beberapa jadwal pertandingan Piala Dunia berlangsung di pagi hari, saat banyak orang tengah menjalankan aktivitas kerja. Oleh sebab itu, keberadaan RRI sebagai media radio dinilai sangat strategis karena memungkinkan masyarakat tetap mengikuti jalannya pertandingan melalui siaran radio walaupun sedang berada di luar rumah atau di tempat kerja.

“Jam tayang pertandingan ada saat di mana orang sedang bekerja pagi hari. Karena itu, kami berharap RRI turut serta menyiarkan agar siaran bisa diakses oleh lebih banyak anggota masyarakat,” ujar Putra usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat bersama LPP RRI, TVRI, dan LKBN ANTARA di Jakarta pada Rabu, 13 Mei 2026.

Lebih lanjut, Putra menjelaskan bahwa radio memiliki keunggulan mobilitas, sehingga pendengar seperti petani di ladang, pekerja pabrik, dan masyarakat yang berada di lokasi kerja lainnya tetap dapat menikmati siaran pertandingan secara langsung. Hal ini menjadi salah satu alasan kuat mengapa RRI perlu mengambil peran aktif dalam penayangan Piala Dunia.

Selain itu, Putra Nababan mengingatkan pentingnya sosialisasi yang masif mengenai siaran pertandingan melalui RRI agar masyarakat tidak bingung mencari akses pada saat pertandingan berlangsung. Ia menekankan agar publik mendapatkan informasi yang jelas dan mudah sehingga tidak ada kesan bahwa hanya mereka yang berada di depan televisi saja yang bisa mengikuti pertandingan.

“Kita tidak ingin saat hari-H dan minggu pertama pertandingan masyarakat bingung karena tidak tahu bahwa RRI juga menyiarkan. Ini agar mereka tidak berpikir kalau tidak di depan TV maka tidak bisa mengikuti pertandingan,” jelas Putra.

Putra juga menyoroti kualitas komentar pertandingan yang disiarkan dalam bahasa Indonesia. Ia menilai RRI perlu meningkatkan kemampuan komentator agar dapat menyajikan narasi pertandingan yang menarik serta mudah dipahami oleh pendengar. Keahlian ini dianggap penting agar pengalaman mendengarkan siaran radio menjadi lebih menyenangkan dan informatif bagi semua kalangan.

Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk DPR RI, RRI diharapkan dapat memperluas jangkauan siaran Piala Dunia sehingga semakin banyak masyarakat Indonesia yang dapat menikmati moment olahraga internasional ini dengan mudah dan nyaman, kapan pun dan di mana pun mereka berada.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.