Media Kampung – 15 April 2026 | Presiden Barcelona, Joan Laporta, meluncurkan serangan keras terhadap UEFA setelah timnya gagal melaju dari fase grup Liga Champions, menyoroti keputusan wasit yang dinilai tidak adil.

Kegagalan Barcelona terjadi pada pertandingan melawan Paris Saint-Germain pada tanggal 13 November 2023, di mana gol penalti yang kontroversial memutuskan hasil 2-1 yang mengakhiri harapan klub dalam kompetisi bergengsi.

Laporta menuduh UEFA dan komite disiplin mengabaikan bukti video yang menunjukkan pelanggaran jelas oleh pemain lawan, serta menuntut penjelasan resmi dalam waktu singkat.

Dalam konferensi pers di Camp Nou, Laporta menyatakan, “Keputusan wasit yang menentang semangat sportivitas adalah sebuah penghinaan bagi sepak bola Eropa dan kami menuntut klarifikasi segera.”

Sejumlah pejabat UEFA, termasuk Kepala Departemen Kompetisi, menanggapi kritik tersebut dengan pernyataan bahwa proses review keputusan sudah berjalan sesuai prosedur yang ditetapkan.

Namun, mereka menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan komite disiplin setelah analisis video multi-sudut selesai.

Kontroversi ini menambah daftar perselisihan antara Barcelona dan UEFA, yang sebelumnya meliputi penalti finansial terkait Fair Play Financial pada musim 2019/2020.

Sejak kegagalan di Liga Champions, Barcelona diperkirakan kehilangan pendapatan siaran televisi sekitar €30 juta, sekaligus menurunkan nilai sponsor yang tergantung pada penampilan di panggung Eropa.

Klub-klub lain seperti Real Madrid dan Bayern Munich mengomentari situasi dengan hati-hati, menyatakan bahwa semua tim harus menghormati keputusan otoritas kompetisi sambil menunggu hasil investigasi.

Sementara itu, anggota dewan UEFA menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas, menambahkan bahwa proses evaluasi akan dipublikasikan setelah selesai.

Jika terbukti bahwa kesalahan wasit mempengaruhi hasil, UEFA memiliki wewenang untuk membuka kembali pertandingan atau memberikan kompensasi, meskipun langkah tersebut jarang diambil dalam sejarah kompetisi.

Barca kini fokus pada pemulihan tim, dengan pelatih Xavi Hernández menyiapkan strategi baru menjelang pertandingan domestik dan persiapan untuk fase kualifikasi Liga Europa musim depan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.