Media Kampung, Padang – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) menggelar acara kenal pamit Kapolda Sumbar sebagai bagian dari rangkaian serah terima jabatan dari Komisaris Jenderal Polisi Gatot Tri Suryanta kepada Inspektur Jenderal Polisi Djati Wiyoto Abadhy di salah satu hotel berbintang Kota Padang, Senin, 6 Juli 2026, malam. Kegiatan tersebut menjadi momen pergantian kepemimpinan di wilayah hukum Polda Sumbar, sekaligus memperkuat komitmen dalam menjaga keamanan dan pelayanan kepada masyarakat.

Kapolda Sumbar yang lama, Komjen Pol Gatot Tri Suryanta menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur pemerintah, Forkopimda, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan warga Sumatera Barat yang telah mendukung pelaksanaan tugasnya selama memimpin di wilayah hukum Polda Sumbar. Ia berpesan kepemimpinan Polri harus hadir di tengah masyarakat dengan mengedepankan penyelesaian masalah, pendekatan humanis, serta kolaborasi untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang aman, nyaman, dan kondusif.

Gatot juga menyampaikan berbagai program yang telah dijalankan, termasuk dukungan terhadap program pemerintah, penyelesaian persoalan pertambangan tanpa izin, serta penguatan kesadaran hukum masyarakat, dapat terus dilanjutkan oleh kepemimpinan berikutnya. Menurutnya, keberhasilan menjaga keamanan di Sumatera Barat merupakan hasil kerja sama seluruh elemen masyarakat sehingga sinergi tersebut harus terus dipertahankan demi mewujudkan daerah yang aman dan masyarakat yang semakin sejahtera.

“Sekali lagi kami mohon maaf apabila di dalam pergaulan selama ini, baik secara kedinasan maupun juga ada tingkah laku, tutur kata yang tidak berkenan pada rekan-rekan Forkopimda, rekan-rekan Insan Vertikal, mohon kami dimaafkan. Dan sekali lagi saya sampaikan di sini juga apabila ada hak-hak yang kami ambil sebelum kami kembali ke Jakarta di tempat tugas baru, tolong disampaikan kepada kami sehingga harus kami selesaikan. Jadi sekali lagi saya mohon maaf dan terima kasih,” ucap Gatot.

Sementara itu, Kapolda Sumbar yang baru, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy menyatakan siap melanjutkan program-program yang telah dirintis pendahulunya sebagai amanah yang harus dipertanggungjawabkan. “Mengikuti seperti pepatah, tak kenal maka tak tahu, tak tahu maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta. Jadi kesempatan ini sebagai pejabat yang baru tentu yang paling utama adalah saya memperkenalkan diri, nama Jati Wiyoto Abadi lahir di Surakarta. Selanjutnya saya sampaikan bahwa amanah jabatan tentu merupakan tugas yang harus dipertanggungjawabkan, baik di dunia dan di akhirat,” ujarnya.

Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy berharap seluruh elemen masyarakat terus memberikan dukungan agar dirinya dapat mengabdikan diri, bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dan meneruskan upaya menjaga keamanan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di wilayah hukum Sumatera Barat. “Sekali lagi Kami mendoakan. Bapak Gatot dan ibu selalu diberikan kesehatan, kemudian sukses di tempat yang baru, mendapatkan perlindungan dari Allah SWT untuk pengabdian Bapak di tempat tugas Bapak yang baru di Lemhanas, Jakarta. Bapak Gatot, Bapak-Ibu selalu diberikan kesehatan, kemudian sukses di tempat yang baru,” tuturnya.