Media Kampung – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Manggarai meningkatkan intensitas patroli malam sebagai langkah preventif untuk mencegah aksi balap liar dan menekan risiko kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di wilayah Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi kepolisian dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas).

Fokus Patroli di Titik Rawan

Patroli malam yang dimulai pukul 22.00 Wita menyasar sejumlah ruas jalan yang dinilai rawan pelanggaran. Dua lokasi utama yang menjadi prioritas pengawasan adalah Jalan Satar Tacik dan Jalan Emanuel, yang kerap digunakan untuk aksi balap liar. Personel Satlantas melakukan patroli secara mobile dengan menyisir titik-titik rawan, serta memantau situasi keamanan untuk mengantisipasi potensi gangguan pada malam hari.

Edukasi dan Penindakan Humanis

Selama patroli, petugas juga melaksanakan patroli dialogis dengan masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari. Kesempatan ini dimanfaatkan untuk memberikan edukasi tentang pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Selain mengawasi balap liar, petugas menindak penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis kendaraan secara humanis, dengan memberikan pemahaman mengenai dampak kebisingan terhadap kenyamanan masyarakat.

Imbauan kepada Pengendara

Satlantas Polres Manggarai mengimbau masyarakat untuk selalu membawa surat kendaraan saat berkendara, menggunakan helm berstandar SNI, mengenakan sabuk pengaman, serta mematuhi seluruh rambu lalu lintas. Pengendara juga diingatkan untuk tidak mengemudikan kendaraan dalam kondisi lelah atau di bawah pengaruh minuman beralkohol. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan yang membahayakan pengguna jalan.

Hasil Patroli dan Komitmen Ke Depan

Kasat Lantas Polres Manggarai menyatakan bahwa patroli malam akan terus dilaksanakan secara rutin pada lokasi dan waktu rawan. “Patroli ini merupakan langkah preventif untuk menekan angka pelanggaran. Selain itu guna mencegah kecelakaan lalu lintas serta menciptakan situasi yang aman, tertib, dan lancar,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis, 2 Juli 2026. Selama kegiatan berlangsung, situasi di Jalan Satar Tacik dan Jalan Emanuel terpantau aman dan kondusif, tanpa ditemukan aksi balap liar atau gangguan yang membahayakan keselamatan pengguna jalan.


Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.