Media Kampung – Polsek Kunir meningkatkan intensitas patroli malam hingga dini hari untuk mengantisipasi aksi pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian kendaraan bermotor (3C) di wilayah Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang. Patroli cipta kondisi ini menyasar jalur utama kecamatan, ruas jalan desa, hingga titik-titik yang dinilai rawan tindak kriminal saat aktivitas warga mulai menurun pada malam hari.

Pantauan Sabtu, 6 Juni 2026 dini hari, kendaraan patroli menyusuri jalan raya hingga kawasan permukiman yang sepi. Petugas menyalakan lampu rotator dan membunyikan sirene di sejumlah lokasi sebagai langkah preventif sekaligus menunjukkan kehadiran polisi di tengah masyarakat. Kapolsek Kunir, Iptu Muljoko, mengatakan strategi patroli pada jam rawan dipilih untuk mempersempit ruang gerak pelaku kriminalitas.

Patroli dilakukan secara rutin dengan menyasar area yang berpotensi menjadi lokasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). “Patroli kami fokuskan pada titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi gangguan kamtibmas. Tidak hanya jalan raya, tetapi juga jalan desa dan wilayah pelosok yang minim aktivitas masyarakat pada malam hari,” ujar Muljoko, Sabtu, 6 Juni 2026.

Menurut Muljoko, selain memantau situasi wilayah, personel juga mengawasi aktivitas kendaraan dan warga yang melintas. Jika ditemukan hal mencurigakan, petugas akan langsung melakukan pemeriksaan sesuai prosedur yang berlaku. “Kami ingin memastikan masyarakat dapat beristirahat dengan tenang. Karena itu, patroli terus kami intensifkan, terutama pada jam-jam rawan tindak kriminalitas,” kata Muljoko.

Polsek Kunir juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga keamanan lingkungan dengan meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar tempat tinggal mereka. Melalui patroli rutin dan berkelanjutan, kepolisian berharap angka kriminalitas 3C di wilayah Kecamatan Kunir dapat ditekan sekaligus memperkuat rasa aman masyarakat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.