Media Kampung – Seorang perempuan asal Brasil yang menguntit Jungkook, anggota grup K-pop BTS, dijatuhi hukuman satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun oleh Pengadilan Distrik Seoul. Ia juga terancam dideportasi dari Korea Selatan kecuali berhasil mengajukan banding dan membatalkan putusan. Dalam aksinya, perempuan itu nekat menekan bel rumah Jungkook sebanyak 133 kali dalam satu kunjungan.
Kronologi Penguntitan
Menurut dokumen pengadilan, perempuan yang identitasnya tidak diungkap mulai menguntit Jungkook pada Desember 2025. Kunjungan pertamanya terjadi pada 7 Desember, saat ia berkeliaran di sekitar properti, melemparkan barang melewati tembok, dan menyelipkan surat melalui celah pintu. Beberapa hari kemudian, ia kembali dan menekan bel rumah sebanyak 133 kali. Pengadilan menilai tindakan tersebut menunjukkan ‘tingkat obsesi yang ekstrem’.
Pada 13 Desember, ia ditangkap setelah mengikuti seorang kurir makanan dan masuk ke area properti melalui gerbang samping. Meski dibebaskan keesokan harinya dengan peringatan agar tidak mendekati rumah Jungkook, ia mengabaikannya. Kunjungan terus berlanjut hingga polisi mengeluarkan perintah darurat yang melarangnya berada dalam radius 100 meter dari rumah sang penyanyi. Namun, perempuan itu tetap melanggar. Polisi akhirnya melimpahkan kasusnya ke kejaksaan pada Februari setelah total sekitar 22 kunjungan.
Vonis dan Ancaman Deportasi
Hakim mempertimbangkan beberapa faktor meringankan, termasuk penilaian bahwa risiko perempuan tersebut mengulangi perbuatannya ‘tidak signifikan’. Meski demikian, ia tetap terancam dideportasi. Perempuan itu mengaku melakukan aksinya karena ‘cinta’ kepada Jungkook.
Kasus Serupa
Ini bukan kali pertama rumah Jungkook menjadi sasaran penguntit. Pada Juni 2025, seorang perempuan warga negara China berusia 30-an tahun ditangkap di Seoul karena berusaha menerobos masuk ke rumah Jungkook hanya beberapa jam setelah anggota BTS itu menyelesaikan wajib militernya. Kasus-kasus ini kembali menyoroti persoalan penguntitan terhadap selebritas Korea Selatan, yang dalam budaya K-pop sering dikaitkan dengan penggemar obsesif atau sasaeng fan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan