Media Kampung – Seorang wanita bernama Putriani Tamba (25) menjadi korban perampokan brutal saat bertugas sebagai kasir di sebuah kantor pembayaran di Jalan Lintas Timur KM 43, Desa Kiyap Jaya, Kecamatan Bandar Seikijang, Kabupaten Pelalawan, Riau. Peristiwa terjadi pada Rabu, 17 Juni 2026, sekitar pukul 17.00 WIB. Pelaku menusuk korban sebanyak 22 kali hingga korban dalam kondisi kritis. Fakta mengejutkan, korban sempat mengirim foto dirinya berlumuran darah melalui WhatsApp Group (WAG) kepada rekan kerjanya untuk meminta pertolongan.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan rekaman CCTV yang diperoleh polisi, pelaku yang mengenakan kaus abu-abu dan celana loreng datang menggunakan sepeda motor lalu menerobos masuk ke dalam kantor. Setelah masuk, pelaku langsung mengancam korban yang sedang duduk sendirian dengan senjata tajam. Korban sempat melakukan perlawanan hingga terjatuh dari kursinya. Pelaku kemudian beberapa kali menusukkan senjata tajam ke tubuh korban sebelum mengambil sejumlah uang dari lemari di kantor tersebut. Total uang tunai perusahaan yang hilang mencapai Rp76.184.860.

Korban Selfie Minta Tolong

Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara mengungkapkan bahwa peristiwa itu pertama kali diketahui setelah korban menghubungi rekannya dan meminta pertolongan. “Korban mengirim foto dirinya dalam kondisi terluka dan berlumuran darah kepada rekan kerjanya melalui WhatsApp sambil meminta bantuan karena mengaku hendak dibunuh,” kata John kepada Media Kampung, Kamis (18/6). Dua rekan korban, Agung Pratama dan Harun Effendi, yang menerima pesan tersebut segera bergegas menuju kantor PT MPT dari lokasi kerja mereka di PT SIL. Sesampainya di lokasi, pintu kantor dalam keadaan tertutup. Keduanya kemudian meminta bantuan warga sekitar sebelum masuk ke dalam kantor.

“Saat memasuki ruangan kasir, mereka menemukan banyak bercak darah di lantai. Korban terlihat duduk dengan kepala terbaring di meja dalam kondisi setengah sadar dan seluruh tubuhnya berlumuran darah,” ujar John. Korban segera dievakuasi ke RS Efarina Pangkalan Kerinci untuk mendapatkan perawatan medis. Berdasarkan pemeriksaan awal tim medis, korban mengalami 22 luka tusuk akibat benda tajam yang tersebar di bagian kepala, perut, dan pundak.

Pelaku Berhasil Ditangkap

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi mendapati uang tunai perusahaan sebesar Rp76.184.860 hilang dari lokasi kejadian. Kapolres Pelalawan memastikan bahwa pelaku sudah berhasil ditangkap dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik. “Rencananya besok akan kami rilis,” pungkasnya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.