Media Kampung – Seorang pemuda asal Surabaya berinisial MR (22) menjadi korban pengeroyokan di Jalan Raya Besel, Kecamatan Burneh, Bangkalan, Madura, pada Sabtu malam, 13 Juni 2026. Peristiwa ini dipicu oleh ejekan kata ‘skena’ yang memicu cekcok hingga berujung aksi kekerasan.
Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, mengungkapkan bahwa insiden berawal saat korban sedang nongkrong bersama tiga temannya di Stadion Gelora Bangkalan (SGB). Di lokasi yang sama, terdapat sekelompok pemuda lain yang berjumlah sekitar tujuh orang.
Menurut Agung, kelompok tujuh pemuda tersebut diduga mengejek korban dan teman-temannya dengan sebutan ‘skena’. Ejekan itu membuat korban dan temannya tersinggung, sehingga terjadi pertengkaran mulut yang kemudian berlanjut di tempat kejadian perkara (TKP).
“Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban berawal ketika berada di suatu tempat nongkrong bersama. Namun terjadi kesalahpahaman dengan teman nongkrongnya,” ujar Agung kepada Media Kampung, Senin, 15 Juni 2026.
Pertengkaran tersebut berujung pada pengeroyokan terhadap MR oleh kelompok pemuda tersebut. Warga sekitar yang melihat kejadian berusaha melerai, namun para pelaku langsung melarikan diri sebelum polisi tiba.
Polisi yang datang kemudian mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Saat ini, kasus pengeroyokan tersebut masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Bangkalan.
“Untuk korban sudah kita bawa ke rumah sakit dan kasusnya sedang ditangani oleh Satreskrim Polres Bangkalan,” kata Agung.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan