Media Kampung – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Tangerang Selatan dinilai cuek dan kurang responsif terhadap aspirasi pemuda. Keluhan ini muncul dari kalangan organisasi kepemudaan, termasuk Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) wilayah setempat, yang mulai mencari celah untuk menyuarakan kritik secara lebih terbuka.
Dalam beberapa agenda silaturahmi dan konsolidasi organisasi, Kadispora disebut beberapa kali tidak hadir. Bahkan pada Rapat Kerja KNPI Tangsel, pimpinan DPRD hadir memberikan dukungan moril sementara Kadispora absen. Minimnya komunikasi langsung ini dinilai menghambat kolaborasi antara pemerintah dan pemuda.
Salah satu isu yang paling konsisten disuarakan KNPI adalah pembangunan Gedung Pemuda. Aspirasi ini sudah dibahas dalam berbagai forum, namun realisasinya tak kunjung jelas. Jawaban yang sering terdengar adalah soal prioritas anggaran. Padahal, Gedung Pemuda dibutuhkan sebagai ruang bersama bagi organisasi kepemudaan, komunitas kreatif, dan pelaku usaha muda.
Pemuda Tangsel tidak meminta sesuatu yang berlebihan. Mereka hanya meminta ruang yang selama ini dijanjikan namun belum diwujudkan. Jika kebutuhan dasar pemuda saja tidak kunjung dipenuhi, muncul pertanyaan tentang apa sebenarnya prioritas dinas yang mengurusi kepemudaan.
Kondisi ini memicu kekhawatiran akan terkikisnya kepercayaan pemuda terhadap pemerintah. Ketika aspirasi tidak didengar, pemuda akan mencari jalan sendiri dengan membangun komunitas tanpa dukungan pemerintah. Fenomena ini menjadi sinyal bahwa fungsi pembinaan mulai kehilangan legitimasi di mata publik muda.
Kritik yang datang dari KNPI seharusnya tidak dipandang sebagai serangan, melainkan pengingat bahwa ada pekerjaan rumah yang belum diselesaikan. Dispora Tangsel diharapkan berhenti memberi jawaban normatif dan mulai menunjukkan langkah konkret, seperti membuka ruang dialog dan membangun kepercayaan dengan pemuda.
Pemuda adalah mitra pembangunan yang membutuhkan perhatian, dukungan, dan ruang untuk tumbuh. Gedung Pemuda, komunikasi yang terbuka, serta keberpihakan terhadap kebutuhan organisasi kepemudaan adalah langkah sederhana yang bisa menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah kepada generasi muda.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan