Media Kampung – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan peluang pencopotan Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terkait dugaan suap dalam kasus Blueray Cargo yang melibatkan terdakwa John Field. Purbaya menegaskan tidak akan mencampuri proses persidangan yang sedang berlangsung, namun jika Djaka terbukti bersalah, pencopotan dari jabatan dianggap sebagai langkah yang tepat.
Pernyataan ini disampaikan Purbaya saat ditemui wartawan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, pada Kamis (21/5/2026). Ia menyatakan sikap menunggu hasil hukum sebagai dasar keputusan, tanpa terpengaruh tekanan politik maupun opini publik. “Kalau persidangan, saya nggak akan ikut campur. Saya lihat saja seperti apa hasilnya. Kalau terbukti bersalah, harusnya iya dicopot,” ujarnya.
Kasus Blueray Cargo menjadi sorotan publik karena melibatkan pejabat tinggi di Bea dan Cukai, institusi yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan perdagangan dan penerimaan negara. Dugaan adanya praktik suap dalam kasus tersebut menimbulkan kekhawatiran terkait integritas dan reformasi birokrasi di sektor kepabeanan.
Menkeu Purbaya menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberikan toleransi bagi pejabat yang terbukti melakukan korupsi. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menyoroti perlunya perbaikan kinerja Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Dalam Rapat Paripurna DPR RI pada Rabu (20/5/2026), Presiden Prabowo meminta agar pimpinan Bea dan Cukai yang tidak mampu segera diganti demi mendukung iklim investasi dan pertumbuhan industri nasional.
Presiden juga menyoroti masih adanya praktik korupsi, penyalahgunaan wewenang, dan pungutan liar yang menjadi hambatan serius dalam tata kelola pemerintahan. Ia mengajak seluruh kementerian dan lembaga untuk memperkuat tata kelola yang bersih dan profesional demi membangun pemerintahan yang kuat dan bebas korupsi.
Sikap tegas Menkeu Purbaya dan arahan Presiden Prabowo menjadi sinyal kuat bagi institusi Bea dan Cukai untuk melakukan evaluasi dan perbaikan menyeluruh. Kasus Blueray Cargo menjadi ujian bagi upaya pemerintah dalam membenahi birokrasi dan menegakkan hukum tanpa pandang bulu.
Ke depan, keputusan terkait nasib Djaka Budhi Utama akan bergantung pada proses hukum yang berjalan. Pemerintah menunggu hasil persidangan sebagai dasar tindakan lanjutan, memastikan bahwa penegakan hukum berjalan adil dan transparan sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan