Media Kampung – 12 April 2026 | Haidar Alwi, Gubernur Jawa Timur, menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) atas keberhasilan pemberantasan narkoba yang dianggap krusial untuk melindungi generasi muda.

Penilaian tersebut disampaikan pada acara pertemuan kerja yang diadakan di Surabaya pada 10 April 2024, dimana Alwi menekankan pentingnya sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat.

Polri melaporkan penurunan signifikan dalam penyitaan narkotika selama kuartal pertama 2024, dengan total 1.254 kilogram narkoba berhasil diamankan, menandakan intensitas operasi yang meningkat.

“Kita harus memastikan narkoba tidak lagi menjadi ancaman bagi anak‑anak bangsa,” ujar Haidar Alwi, menambahkan bahwa dukungan moral dan logistik kepada Polri sangat diperlukan.

Polri menanggapi tren tersebut dengan meningkatkan patroli wilayah rawan, melakukan razia di titik distribusi, serta memperluas jaringan informan di sekolah dan lingkungan pemukiman.

Selain operasi lapangan, Polri juga menggandeng Pusat Rehabilitasi Narkoba (PRN) untuk menyediakan layanan rehabilitasi cepat bagi pengguna muda yang berhasil diamankan.

Kerjasama lintas sektoral melibatkan Kementerian Pendidikan, Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta lembaga swadaya masyarakat dalam program edukasi anti‑narkoba di sekolah menengah.

Program edukasi tersebut mencakup modul interaktif, pelatihan guru, dan kampanye media sosial yang menargetkan generasi digital.

Pemerintah provinsi Jawa Timur telah menyiapkan anggaran khusus sebesar Rp 150 miliar untuk memperkuat fasilitas rehabilitasi dan meningkatkan kapasitas unit intelijen narkoba.

Haidar Alwi menegaskan bahwa investasi pada pencegahan dan pemulihan akan menghasilkan dampak jangka panjang berupa penurunan angka kriminalitas dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Operasi terbaru yang dilaporkan Polri pada 8 April 2024 berhasil membongkar jaringan distribusi narkotika sintetik di wilayah Kediri, menjerat 23 tersangka dan menyita lebih dari 350 gram zat berbahaya.

Dengan langkah konsisten ini, pihak berwenang berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi generasi mendatang, sekaligus menegaskan komitmen nasional dalam memerangi narkotika.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.