Media Kampung – Jenazah Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, mantan Menteri Pertahanan Indonesia periode 2014-2019, telah dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan, pada Senin (1/6/2026). Upacara pemakaman militer berlangsung khidmat sebagai penghormatan atas pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara.
Ryamizard wafat pada usia 76 tahun di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Minggu (31/5/2026) sore. Jenazahnya disemayamkan terlebih dahulu di Kementerian Pertahanan sebelum dibawa ke TMP Kalibata untuk dimakamkan secara militer.
Upacara pemakaman dipimpin oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin yang bertindak sebagai inspektur upacara. Prosesi dimulai dengan laporan komandan upacara dan pembacaan riwayat hidup singkat almarhum, diikuti dengan pembacaan Apel Persada sebagai bentuk penghormatan negara dan TNI atas jasa-jasa Ryamizard.
Sejumlah pejabat negara, tokoh militer, serta keluarga hadir memberikan penghormatan terakhir. Presiden Prabowo Subianto juga turut hadir dalam upacara persemayaman dan pelepasan jenazah di Kementerian Pertahanan sebelum keberangkatan ke TMP Kalibata.
Ryamizard dikenal sebagai sosok militer nasional yang berdedikasi tinggi dan memiliki pemikiran visioner serta demokratis. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) pada periode 2002-2005 dan dipercaya menjadi Menteri Pertahanan di kabinet Presiden Joko Widodo pada periode pertama.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengenang almarhum sebagai teladan bagi prajurit TNI yang menjunjung tinggi profesionalisme dan menolak segala tindakan ilegal. Dedikasi Ryamizard terhadap negara tidak pernah surut hingga masa pensiun.
Sementara itu, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie yang hadir pada pemakaman menyebut Ryamizard sebagai sosok profesional dan berhati-hati dalam mengambil keputusan. Jimly juga menyatakan bahwa Ryamizard memahami dengan baik berbagai aspek reformasi TNI yang menjadi tuntutan masyarakat.
Ryamizard adalah menantu dari Wakil Presiden RI ke-6 Try Sutrisno dan putra Mayjen TNI Musanif Ryacudu, perwira tinggi TNI AD yang dikenal dekat dengan Presiden Soekarno. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan militer, dan bangsa Indonesia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan