Media Kampung – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menargetkan 50 persen penduduk Indonesia sudah menjalani skrining melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebelum dirinya pensiun atau berpindah jabatan. Program ini, menurut Budi, diarahkan untuk menemukan risiko penyakit lebih dini agar masyarakat bisa segera mendapat penanganan.

Budi menyebut data hasil pemeriksaan seperti tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan indeks massa tubuh (BMI) akan dipakai pemerintah untuk memetakan risiko kesehatan masyarakat. Data tersebut juga disebut menjadi dasar untuk menentukan intervensi kesehatan yang diperlukan.

Skrining dini untuk mencegah penyakit memburuk

Dalam pernyataannya saat menghadiri Kongres Nasional XVI Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, Budi menekankan bahwa pemeriksaan kesehatan tidak cukup hanya berhenti pada deteksi. Menurut dia, warga yang diketahui memiliki tekanan darah, gula darah, atau kolesterol tinggi perlu segera mendapat penanganan agar kondisinya tidak berkembang menjadi lebih parah.

Ia mencontohkan penanganan dini yang bisa diberikan kepada pasien sesuai kebutuhan medis, seperti amlodipin untuk tekanan darah tinggi, metformin untuk gula darah tinggi, dan statin untuk kolesterol tinggi. Pemeriksaan ulang juga diperlukan untuk memastikan kondisi pasien terkendali.

Dampak pada pembiayaan kesehatan

Budi mengatakan pengendalian faktor risiko seperti tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan BMI dapat membantu menekan beban pembiayaan kesehatan, termasuk melalui BPJS Kesehatan. Ia menyoroti penyakit jantung, stroke, dan gangguan ginjal sebagai penyakit yang risikonya dapat ditekan jika faktor pemicunya dikendalikan sejak awal.

Menurut Budi, strategi kesehatan yang terlalu berfokus pada pengobatan justru berisiko membuat biaya layanan kesehatan membengkak. Sebab, pembiayaan rumah sakit, alat kesehatan, obat-obatan, dan layanan dokter spesialis membutuhkan anggaran besar. Karena itu, ia mendorong pendekatan yang lebih kuat pada skrining dan intervensi dini.

Target cakupan yang ingin dikejar

Budi mengatakan dirinya ingin setidaknya separuh populasi Indonesia sudah disaring melalui program CKG sebelum masa jabatannya berakhir. Ia menyebut capaian skrining yang luas, disertai pengobatan dan pengendalian kondisi yang baik, dapat membantu menurunkan angka kematian akibat penyakit kardiovaskular, stroke, dan gangguan ginjal.

Program Cek Kesehatan Gratis menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memperluas deteksi dini di masyarakat. Dengan cakupan yang lebih besar, pemerintah berharap lebih banyak risiko kesehatan dapat diketahui sebelum berubah menjadi penyakit berat yang membutuhkan biaya penanganan tinggi.