Media Kampung – Memasuki masa libur sekolah, orang tua diimbau untuk lebih waspada terhadap pola makan anak, khususnya dalam membatasi konsumsi makanan dan minuman manis. Kebiasaan ngemil yang meningkat selama liburan dapat meningkatkan risiko kerusakan gigi jika tidak dikelola dengan baik.
Dokter Gigi dari Klinik Lux Dental, drg. Evanie Clara, menekankan pentingnya mengatur frekuensi konsumsi camilan manis. Menurutnya, makanan manis sebaiknya diberikan setelah makan utama, bukan dikonsumsi sedikit demi sedikit sepanjang hari. “Sisa makanan manis yang menempel pada gigi dapat memicu terjadinya gigi berlubang,” ujarnya kepada Media Kampung, Rabu (17/6/2026).
Selain membatasi asupan gula, menjaga kebersihan gigi tetap menjadi prioritas utama selama liburan. drg. Evanie mengingatkan agar anak tetap menyikat gigi dua kali sehari. “Perbanyak minum air putih untuk membantu membersihkan sisa makanan yang menempel pada gigi. Buah dan sayuran juga dapat menjadi alternatif camilan yang lebih sehat dibandingkan makanan manis,” tambahnya.
Peran orang tua sebagai teladan sangat krusial dalam membentuk kebiasaan baik anak. Anak cenderung meniru kebiasaan orang tua, termasuk dalam menjaga kebersihan mulut dan mengatur pola makan. Oleh karena itu, menjelang libur sekolah, masyarakat diimbau tidak hanya mempersiapkan agenda rekreasi, tetapi juga tetap menjaga rutinitas perawatan gigi agar kesehatan anak tetap terjaga selama menikmati masa liburan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan