Media Kampung – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Arab Saudi mengingatkan jamaah haji untuk menjaga kondisi kesehatan dengan mengendalikan penyakit komorbid dan menghindari kelelahan selama pelaksanaan ibadah di Tanah Suci. Imbauan ini disampaikan sebagai langkah pencegahan gangguan kesehatan yang dapat menghambat pelaksanaan ibadah, terutama bagi jamaah dengan penyakit bawaan.

Kepala Seksi Kesehatan Daker Makkah, Edi Supriyatna, menegaskan pentingnya penyesuaian aktivitas sesuai kemampuan fisik masing-masing jamaah. Ia mengingatkan agar jamaah tidak memaksakan tenaga yang berlebihan sehingga berpotensi menimbulkan kelelahan yang dapat mengganggu kesehatan dan menurunkan kualitas ibadah.

Edi menjelaskan bahwa tim kesehatan telah melakukan pemetaan terhadap kondisi kesehatan jamaah yang baru tiba di Makkah. Langkah ini bertujuan untuk memberikan antisipasi yang tepat dan responsif terhadap berbagai kemungkinan gangguan kesehatan selama pelaksanaan ibadah haji berlangsung.

Jamaah gelombang kedua diingatkan khusus untuk menjaga pengendalian penyakit seperti tekanan darah tinggi, diabetes, dan penyakit jantung. Disiplin dalam mengonsumsi obat serta menjaga waktu istirahat menjadi kunci agar komorbid tidak kambuh saat berada di Tanah Suci.

Sementara itu, jamaah gelombang pertama yang telah menjalani ibadah selama sembilan hari di Madinah mulai menunjukkan adaptasi terhadap lingkungan. Namun, perubahan cuaca yang signifikan di Makkah tetap menjadi faktor risiko, terutama yang dapat menyebabkan dehidrasi dan kelelahan fisik.

Menanggapi kondisi ini, PPIH menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas dan istirahat serta rutin memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Upaya tersebut dianggap vital untuk mempertahankan kebugaran jamaah hingga mencapai puncak pelaksanaan ibadah haji.

Imbauan dari PPIH ini menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran dan kesehatan jamaah haji selama menjalankan ibadah di tengah kondisi lingkungan dan fisik yang menantang di Tanah Suci.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.