Media Kampung – Kematian dokter internship muda, Myta Aprilia Azmi, pada 1 Mei 2026, menjadi sorotan nasional dan mengguncang dunia medis Indonesia. Kasus yang viral ini membuat Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin turun langsung ke RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjab Barat, Jambi, Rabu 6 Mei 2026 untuk memastikan investigasi berjalan serius dan menyeluruh.
Menkes Budi Gunadi Sadikin menyampaikan duka mendalam sekaligus mengungkap fakta yang mengejutkan. “Kami sangat berduka. Dalam tahun ini saja sudah ada beberapa dokter yang meninggal. Ini tidak boleh terjadi lagi,” tegasnya. Ia menilai, kasus ini menjadi sinyal kuat perlunya evaluasi total terhadap program internship yang telah berjalan lebih dari 10 tahun.
Gubernur Jambi, Al Haris, juga meminta dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem kerja di RSUD Daud Arif buntut meninggalnya seorang dokter internship yang bertugas di rumah sakit tersebut. Dia ingin evaluasi itu dilakukan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi di lingkungan pelayanan kesehatan di Jambi. “Ini harus jadi perhatian serius. Sistem kerja, pola jaga hingga beban kerja harus dievaluasi agar kejadian seperti ini tidak terulang,” kata Al Haris.
Menurut Al Haris, sistem kerja tenaga medis harus memperhatikan kondisi fisik maupun mental para dokter, khususnya dokter muda yang tengah menjalani masa internship. Ia juga menyinggung soal bagaimana mengenai kedatangan dokter internship yang langsung menuju dan ditempatkan di Rs daerah namun tidak sampai memberitahu terlebih dahulu ke pihak Dinas Kesehatan Provinsi.
Menkes Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa dokter internship wajib mendapatkan pendampingan. Ia juga menegaskan bahwa jam kerja 40 jam per minggu itu harus setara 8 jam per hari. “Tidak boleh dipadatkan dalam waktu singkat,” tegasnya.
Kematian dokter internship ini menjadi perhatian publik dan memunculkan sorotan terhadap sistem kerja tenaga medis di rumah sakit. Bahkan kasus meninggalnya dokter magang ini telah mendapatkan respon luar biasa dari pihak Kemenkes sehingga telah beberapa kali ke Jambi menuju Tungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat demi menginvestigasi soal kematian dokter tersebut.
Menkes Budi Gunadi Sadikin saat memberi keterangan di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal.-ade/jambi-independent.co.id- Kematian dokter internship muda, Myta Aprilia Azmi, pada 1 Mei 2026, menjadi sorotan nasional dan mengguncang dunia medis Indonesia.
Pemerintah Provinsi Jambi, kata dia, ingin memastikan seluruh tenaga kesehatan mendapatkan lingkungan kerja yang baik dan manusiawi. Al Haris juga menyinggung soal bagaimana mengenai kedatangan dokter internship yang langsung menuju dan ditempatkan di Rs daerah namun tidak sampai memberitahu terlebih dahulu ke pihak Dinas Kesehatan Provinsi.
Menkes Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa evaluasi program internship dokter akan dilakukan menyeluruh. Ia juga menegaskan bahwa dokter internship wajib mendapatkan pendampingan. Ia juga menegaskan bahwa jam kerja 40 jam per minggu itu harus setara 8 jam per hari. “Tidak boleh dipadatkan dalam waktu singkat,” tegasnya.
Menkes Budi Gunadi Sadikin saat meninjau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH Daud Arif, Kota Kualatungkal, Kabupaten Tanjungjabung Barat, Jambi, pada Rabu, 6 Mei 2026. Kedatangan Menkes di Kuala Tungkal sekitar pukul 10.00 WIB langsung menjadi perhatian publik.
Menkes Budi Gunadi Sadikin menyampaikan duka mendalam sekaligus mengungkap fakta yang mengejutkan. “Kami sangat berduka. Dalam tahun ini saja sudah ada beberapa dokter yang meninggal. Ini tidak boleh terjadi lagi,” tegasnya.
Menkes Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa evaluasi program internship dokter akan dilakukan menyeluruh. Ia juga menegaskan bahwa dokter internship wajib mendapatkan pendampingan. Ia juga menegaskan bahwa jam kerja 40 jam per minggu itu harus setara 8 jam per hari. “Tidak boleh dipadatkan dalam waktu singkat,” tegasnya.
Menkes Budi Gunadi Sadikin saat memberi keterangan di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal.-ade/jambi-independent.co.id- Kematian dokter internship muda, Myta Aprilia Azmi, pada 1 Mei 2026, menjadi sorotan nasional dan mengguncang dunia medis Indonesia.
Menkes Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa evaluasi program internship dokter akan dilakukan menyeluruh. Ia juga menegaskan bahwa dokter internship wajib mendapatkan pendampingan. Ia juga menegaskan bahwa jam kerja 40 jam per minggu itu harus setara 8 jam per hari. “Tidak boleh dipadatkan dalam waktu singkat,” tegasnya.
Menkes Budi Gunadi Sadikin saat meninjau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH Daud Arif, Kota Kualatungkal, Kabupaten Tanjungjabung Barat, Jambi, pada Rabu, 6 Mei 2026. Kedatangan Menkes di Kuala Tungkal sekitar pukul 10.00 WIB langsung menjadi perhatian publik.
Menkes Budi Gunadi Sadikin menyampaikan duka mendalam sekaligus mengungkap fakta yang mengejutkan. “Kami sangat berduka. Dalam tahun ini saja sudah ada beberapa dokter yang meninggal. Ini tidak boleh terjadi lagi,” tegasnya.
Menkes Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa evaluasi program internship dokter akan dilakukan menyeluruh. Ia juga menegaskan bahwa dokter internship wajib mendapatkan pendampingan. Ia juga menegaskan bahwa jam kerja 40 jam per minggu itu harus setara 8 jam per hari. “Tidak boleh dipadatkan dalam waktu singkat,” tegasnya.
Menkes Budi Gunadi Sadikin saat memberi keterangan di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal.-ade/jambi-independent.co.id- Kematian dokter internship muda, Myta Aprilia Azmi, pada 1 Mei 2026, menjadi sorotan nasional dan mengguncang dunia medis Indonesia.
Menkes Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa evaluasi program internship dokter akan dilakukan menyeluruh. Ia juga menegaskan bahwa dokter internship wajib mendapatkan pendampingan. Ia juga menegaskan bahwa jam kerja 40 jam per minggu itu harus setara 8 jam per hari. “Tidak boleh dipadatkan dalam waktu singkat,” tegasnya.
Menkes Budi Gunadi Sadikin saat meninjau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH Daud Arif, Kota Kualatungkal, Kabupaten Tanjungjabung Barat, Jambi, pada Rabu, 6 Mei 2026. Kedatangan Menkes di Kuala Tungkal sekitar pukul 10.00 WIB langsung menjadi perhatian publik.
Menkes Budi Gunadi Sadikin menyampaikan duka mendalam sekaligus mengungkap fakta yang mengejutkan. “Kami sangat berduka. Dalam tahun ini saja sudah ada beberapa dokter yang meninggal. Ini tidak boleh terjadi lagi,” tegasnya.
Menkes Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa evaluasi program internship dokter akan dilakukan menyeluruh. Ia juga menegaskan bahwa dokter internship wajib mendapatkan pendampingan. Ia juga menegaskan bahwa jam kerja 40 jam per minggu itu harus setara 8 jam per hari. “Tidak boleh dipadatkan dalam waktu singkat,” tegasnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan