Media Kampung – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Universitas Muhammadiyah Jember menggelar sosialisasi kesehatan anak bersama wali murid di KB Anak Cerdas, Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso pada Kamis, 23 April 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sekitar dua puluh orang wali murid, guru kelas, serta perwakilan panitia KB Anak Cerdas, yang semuanya berperan aktif dalam diskusi interaktif.
Tujuan utama sosialisasi ini adalah meningkatkan kesadaran orang tua tentang pentingnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) setelah anak bermain di luar rumah.
Mahasiswa KKN menyampaikan langkah sederhana seperti mencuci tangan dengan sabun, mandi setelah bermain, mengganti pakaian kotor, serta memastikan makanan dan minuman yang dikonsumsi tetap higienis.
“Kami berharap kebiasaan kecil ini menjadi rutinitas harian yang dapat melindungi anak dari penyakit menular,” ujar Rina Sari, salah satu anggota tim KKN RPL.
Wali murid Budi Santoso menambahkan, “Sebagai orang tua, kami siap menjadi contoh yang baik di rumah, sehingga anak-anak dapat meniru perilaku sehat secara konsisten.”
Aktivitas luar ruangan memang meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan, diare, dan gangguan kulit bila tidak diikuti dengan tindakan kebersihan yang tepat.
Peran orang tua sebagai teladan menjadi kunci utama, karena anak cenderung meniru apa yang mereka lihat setiap hari di lingkungan rumah.
Selama sosialisasi, mahasiswa juga melakukan simulasi pencucian tangan yang benar, sehingga peserta dapat mempraktikkan teknik yang sesuai dengan standar kesehatan.
Program KKN RPL Unmuh Jember merupakan bagian dari upaya pengabdian masyarakat yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas hidup, khususnya pada kelompok usia dini.
Pihak sekolah menyambut baik inisiatif tersebut dan berkomitmen untuk mengadakan kegiatan serupa secara berkala.
Diperkirakan, penerapan PHBS yang konsisten akan menurunkan angka kejadian penyakit pada anak di wilayah tersebut dalam jangka panjang.
Mahasiswa KKN berencana melanjutkan edukasi ke desa-desa sekitar Bondowoso, dengan menambahkan modul nutrisi dan olahraga ringan.
Saat ini, semua peserta telah menerima materi cetak dan video panduan, serta diminta untuk melaporkan perkembangan kebiasaan kesehatan di rumah selama satu bulan ke depan.
Dengan dukungan berkelanjutan, diharapkan tercipta generasi anak yang lebih sehat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan