Media Kampung – Dosen Universitas Muhammadiyah Jember memperkuat kapasitas remaja PASHMINA melalui pelatihan kesehatan remaja dan komunikasi interpersonal pada Sabtu, 31 Januari 2026, di MAM 1 Watukebo.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat Fakultas Psikologi Unmuh Jember yang menargetkan peningkatan pengetahuan dasar remaja di Kabupaten Jember.
Pelatihan difokuskan pada tiga tema utama: kesehatan reproduksi, komunikasi interpersonal, dan dasar‑dasar konseling.
Materi disampaikan secara interaktif, menggunakan metode diskusi kelompok, simulasi, serta role‑play agar peserta dapat langsung mempraktikkan apa yang dipelajari.
Sejumlah dosen, termasuk Dr. Ahmad Zulkarnain, membagikan pengetahuan tentang pentingnya pemahaman siklus menstruasi, kontrasepsi, serta pencegahan infeksi menular seksual.
Selain aspek medis, peserta juga dilatih cara menyampaikan informasi secara jelas dan empatik kepada teman sebaya.
Dalam sesi komunikasi interpersonal, remaja diajarkan teknik mendengarkan aktif, bahasa tubuh yang positif, dan strategi menyelesaikan konflik secara damai.
Latihan tersebut diperkaya dengan contoh kasus yang relevan dengan kehidupan sehari‑hari remaja di lingkungan mereka.
Bagian konseling dasar memperkenalkan konsep pendampingan sebaya, termasuk cara mengidentifikasi tanda‑tanda stres dan memberikan dukungan emosional awal.
Para peserta diminta untuk berperan sebagai konselor dalam simulasi, sehingga mereka merasakan tantangan nyata dalam memberikan bantuan.
Remaja anggota PASHMINA menunjukkan antusiasme tinggi, dengan banyak yang aktif bertanya dan berbagi pengalaman pribadi.
Organisasi PASHMINA, yang berada di bawah naungan Nasyiatul Aisyiyah, berfungsi sebagai wadah kaderisasi bagi pelajar putri di Kabupaten Jember.
Pelatihan ini diharapkan memperkuat peran PASHMINA sebagai penggerak edukasi kesehatan dan komunikasi di kalangan remaja putri.
Data internal Fakultas Psikologi menunjukkan bahwa pada tahun sebelumnya hanya 38% remaja di wilayah tersebut memiliki akses ke informasi reproduksi yang akurat.
Setelah pelatihan, peserta melaporkan peningkatan pemahaman sebesar 45% berdasarkan kuesioner pra‑dan pasca acara.
Selain peningkatan pengetahuan, peserta juga mengembangkan rasa empati dan keterampilan mengorganisir kegiatan edukatif di lingkungan sekolah mereka.
Program ini sejalan dengan kebijakan Unmuh Jember untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang bersifat lintas disiplin.
Fakultas Psikologi menekankan bahwa kesehatan reproduksi dan kemampuan komunikasi merupakan fondasi penting bagi kesejahteraan psikososial remaja.
Keberhasilan acara ini membuka peluang untuk memperluas jangkauan pelatihan ke desa‑desa sekitar pada semester berikutnya.
Pihak penyelenggara juga merencanakan pembuatan modul digital yang dapat diakses secara daring oleh anggota PASHMINA di seluruh Kabupaten Jember.
Modul tersebut akan mencakup video tutorial, kuis interaktif, serta forum diskusi untuk memperkuat proses belajar berkelanjutan.
Selama sesi penutupan, para peserta menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan memperoleh ilmu yang dapat mereka praktikkan langsung.
Beberapa anggota berkomitmen untuk mengadakan pertemuan rutin di sekolah masing‑masing guna menyebarkan materi kepada teman sekelas.
Dengan demikian, dampak pelatihan diharapkan tidak hanya terbatas pada kelompok peserta, melainkan meluas ke komunitas yang lebih luas.
Unmuh Jember menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pembangunan generasi muda yang sehat, berdaya, dan berkarakter.
Kegiatan serupa direncanakan akan dilaksanakan pada pertengahan tahun 2026 dengan melibatkan lebih banyak dosen serta organisasi pemuda lainnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.






Tinggalkan Balasan