Media Kampung – Pada 21 April 2026, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program RPL Universitas Muhammadiyah Jember meluncurkan program “Apotek Hidup Mini” di Taman Kanak‑Kanak Mawar, Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegalsiwalan, sebagai upaya kreatif menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sejak dini.
Kegiatan dimulai dengan mengajak anak‑anak mengumpulkan gelas plastik bekas, membersihkannya secara menyeluruh, lalu mengubahnya menjadi pot tanaman; proses daur ulang ini tidak hanya mengajarkan pentingnya kebersihan lingkungan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pemanfaatan kembali limbah plastik dalam kehidupan sehari‑hari.
Setelah pot siap, siswa menanam beragam tanaman obat seperti jahe, kencur, dan kunyit, sambil belajar cara menyiapkan media tanam, menabur bibit, serta menyiram secara rutin; pengalaman langsung ini melatih motorik halus, memperkenalkan konsep sebab‑akibat, dan menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap makhluk hidup.
Metode pembelajaran yang dipakai menggabungkan pendekatan learning by doing dengan prinsip STEAM, sehingga anak‑anak tidak hanya memahami manfaat kesehatan, melainkan juga melihat keterkaitan antara kebersihan lingkungan, ilmu pengetahuan, teknologi sederhana, seni kreativitas, dan matematika dalam proses menumbuhkan tanaman.
Keterlibatan aktif wali murid menjadi faktor kunci, di mana orang tua diajak memantau perkembangan tanaman di rumah dan menerapkan prinsip PHBS di lingkungan keluarga; sinergi antara sekolah dan rumah diperkirakan dapat memperkuat kebiasaan sehat yang berkelanjutan.
Mahasiswa KKN Unmuh Jember melaporkan bahwa semua peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan berkomitmen merawat tanaman setiap hari, sementara pihak sekolah berencana menjadikan “Apotek Hidup Mini” sebagai program rutin tahunan untuk memperluas dampak edukatif kepada generasi berikutnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Leave a Reply