Media Kampung – Sebuah keluarga asal Amerika Serikat tengah mencari informasi tentang keberadaan Jitendra Patel, yang hilang setelah bencana banjir besar di perbatasan Nepal dan Tibet. Banjir ini telah menewaskan ratusan orang dan membuat ribuan lainnya belum ditemukan.
Sunny Patel, putra Jitendra, pertama kali menyadari ayahnya mungkin menjadi korban setelah menonton video viral yang memperlihatkan kondisi banjir dan longsor di wilayah tersebut. Ia segera menghubungi ibunya yang kemudian mengonfirmasi lokasi terakhir ayahnya sesuai dengan daerah terdampak bencana.
Jitendra Patel diketahui sedang dalam perjalanan spiritual menuju Gunung Kailash. Sunny terakhir kali berkomunikasi dengan ayahnya pada Rabu pagi waktu setempat, saat ayahnya diduga sudah melewati perbatasan Nepal menuju wilayah China. Namun, informasi lebih lanjut sulit didapatkan karena minimnya data yang keluar dari China.
Keluarga Patel telah menghubungi kedutaan Amerika di Kathmandu dan Beijing serta Departemen Luar Negeri AS untuk mendapatkan bantuan dalam pencarian. Sementara itu, petugas penyelamat masih terus berupaya menemukan para korban yang terperangkap dalam lumpur dan reruntuhan akibat banjir tersebut.
Bencana ini terjadi di perbatasan antara Nepal dan Wilayah Otonomi Tibet, memicu kepanikan dan pencarian intensif untuk menyelamatkan korban. Selain kerugian jiwa, puluhan ribu rumah dan fasilitas umum juga terdampak, menyebabkan keadaan darurat di beberapa daerah.
Upaya penyelamatan masih berlangsung di tengah medan yang sulit dan kondisi cuaca yang tidak menentu. Pemerintah dan lembaga kemanusiaan terus mengerahkan sumber daya untuk membantu para korban dan keluarga yang kehilangan.















Tinggalkan Balasan